•   Sabtu, 29 Februari 2020
Kuliner

Menguak Fakta Unik Dibalik Pahitnya Kopi

( words)
Sejarah kopi konon bermula pada abad ke-9 di Ethiopia


SURABAYAPAGI.COM,- Kopi sudah ada sejak pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Namun, budidaya dan perdagangan kopi baru mulai populer pada abad ke-15 oleh pedagang Arab di Yaman. Kopi mencapai Eropa pada abad ke-17 namun tidak dapat tumbuh baik di sana.

Saat ini sudah terdapat banyak cafe di Indonesia yang menyajikan berbagai olahan kopi yang dapat di nikmati semua kalangan. Saat sela-sela kesibukan yang terus menghampiri, memang nikmat jika menyeduh secangkir kopi dan menikmati bacaan ringan dengan suasana tenang.

Meskipun kopi disebut sebagai minuman pahit, ternyata dibalik kepahitannya kopi mempunyai beberapa fakta unik. Simak fakta menarik lainnya berikut ini, dan jangan lupa seruput secangkir kopi.
Arab ternyata adalah bangsa yang berjasa menyebar kopi hingga ke penjuru dunia. Dulu, kopi hanya ada di Ethiopia. Di sana, biji-bijian kopi asli ditanam di dataran tinggi. Kopi belum dikenal oleh bangsa-bangsa lain. Setelah, Arab yang dikenal sebagai bangsa yang kuat dalam lini perdagangan, menjamah Ethiopia. 2. Semua tanaman kopi di bumi ini tumbuh di satu garis lintang bernamaThe Bean BeltatauThe Coffee Belt. Area ini terbentang antara antara Garis Balik Utara (Tropics of Cancer) dan Garis Balik Selatan (Tropics of Capricorn). Hawaii adalah satu-satunya Negara bagian Amerika yang ditumbuhi oleh tanaman kopi.
3. 70% peminum kopi di seluruh dunia mengonsumsi jenis Arabika yang memiliki rasa lebih lembut dan aromatik. Sementara sisanya 30% meminum Robusta yang lebih pahit tapi nikmat dan mengandung kafein 50% lebih banyak daripada Arabika.
4. Pohon kopi bisa tumbuh tinggi hingga berukuran 30 kaki (atau sekitar 9 meter) tapi kebanyakan pohonnya dipangkas hingga sampai 10 kaki (atau 3 meter) saja agar bijinya gampang dipetik.
5. Kopi adalah komoditi terbesar kedua yang diperdagangkan di muka bumi. Yang pertama adalah minyak.

Berita Populer