Mengambil Air, Ibu Hamil di Sidoarjo Tewas Tercebur Sumur

Polisi mendatangi lokasi korban tewas tercebur sumur.

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Sudarmin (39) tak kuasa menahan kesedihannya saat mengetahui istrinya Sukmawati (34) tewas tercebur ke dalam sumur. Tragisnya lagi, korban diketahui hamil 8 bulan. Tak pelak, anak ketiga yang berada dalam kandungan juga ikut meninggal.

Kejadian tersebut bermula saat korban izin ke suaminya, Sudarmin (39), untuk mengambil air di sumur tetangga. Saat itu Sudarmin sedang mengasuh anak perempuannya yang masih berusia 2 tahun.

"Sebelumnya korban ini pamit ke suaminya yang saat itu sedang momong anaknya. Pamit untuk ambil air di sumur tetangga," tambah Sumarsono.

Lebih dari 10 menit berselang, Sukmawati tidak kembali ke rumah. Sudarmin pun bingung dan mencari korban. Namun setelah mencari ke mana-mana, Sudarmin tidak menemukan korban.

"Sudarmin sebenarnya sudah mencari, tapi tak ketemu," terangnya.

Kemudian Warsono, tetangga korban yang juga pemilik sumur hendak buang air besar. Saat ia mengambil air di sumur, ia terkejut lantaran ada orang tercebur dengan posisi kepala di bawah.

Yang tampak dari atas hanya sandal dan celana korban. ia pun bergegas memanggil Sudarmin untuk melihat orang yang tercebur ke sumur.

"Saat melihat, Sudarmin langsung histeris," ungkapnya.

Tanpa berpikir panjang Sudarmin langsung mengangkat istrinya dari dalam sumur. Sumur itu kedalamannya hanya 1,5 meter. Sehingga Sudarmin tak kesulitan untuk mengangkat korban. Setelah diangkat, korban dibaringkan di atas tempat tidur yang terbuat dari bambu.

Kapolsek Jabon AKP Sumarsono mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga, ada wanita hamil 8 bulan yang tercebur ke sumur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

"Memang benar ada peristiwa itu. Setelah mendapatkan laporan warga tersebut, anggota kami langsung mendatangi TKP," kata Sumarsono kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

"Saat diangkat korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk diautopsi," imbuhnya.