•   Rabu, 29 Januari 2020
Surabaya

Menampak Tilas Kota Surabaya dengan Bus Museum Sampoerna

( words)
Pengunjung sedang berjalan kembali ke Bus Hiratage Track untuk kembali ke Museum Sampoerna, Kamis 22 November 2018. FOTO : SP/Sandra


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Museum Sampoerna memiliki kendaran bus yang berbeda dengan museum pada umumnya. Hiretage track adalah bus yang mengajak pengunjung untuk melihat dan menampak tilas sejarah kota surabaya dimasa kolonial belanda dan jepang. Sebelumnya, Surabaya sudah terkenal dengan kota perdagangam dari pemerintahan belanda, sampai sekarang terbukti dengan adanya peninggalan bangunan pada masa belanda di daerah jembatan merah, surabaya.
Bus yang berkeliling dari Hari Selasa-Minggub selama 1 jam ini, beroprasi selama 1 hari 3 kali putaran, mulai pukul 10 pagi, 13.00, dan 15.00 WIB.
Bus museum Sampoerna tidak dipungut biaya, pengunjung hanya perlu mendaftarankan nama dan nomor telpom di samping kiri tempat museum berada. Banyak sekali pengunjung yang hanya sekedar naik untuk mengetahui sejarah kota surabaya.
Seperti tadi, Kamis, 22 November 2018 pukul 13.00 WIB, bus mulai berangkat dengan tujuan 2 tempat, yakni Klenteng tertua di surabaya dan museum Mandiri di Kembang Jepun.
Jalur Bus yang diambil pun, tidak pernah pasti untuk setiap berangkat jalur yang dituju juga beragam, mulai dari sekitar museum sampai dengan surabaya pusat.
“Untuk hari sabtu dan minggu bus ini akan beroprasi dengan rute yang lebih jauh lagi, bisa sampai surabaya pusat” ujar Aji, Pemandu Wisata menerangkan ke Pengunjung.
Selain berjalan-jalan, pemandu wisata juga akan menjelaskan sejarah surabaya di masalalu, dengan menunjukkam bukti disekitar tempat yang dilalui oleh bus, sehingga pengunjung bisa mendengar secara langsung dan melihat bukti dari kisah pemandu. Sn

Berita Populer