•   Rabu, 29 Januari 2020
SGML

Men PPPA Tetapkan Lamongan Kabupaten Layak Anak

( words)
Menteri PPPA Yohana Susana Yembise saat menyerahkan penghargaan ke Bupati Lamongan H Fadeli.


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menteri PPPA Yohana Susana Yembise menetapkan Lamongan sebagai Kabupaten Layak Anak, dan penghargaan itu diterima Bupati Fadeli di Dyandra Covention Hall Surabaya, Senin malam (24/7).
“Sudah merupakan kewajiban kita bersama, untuk memberikan hak dan perlindungan kepada anak yang secara fisik dan psikis masih relatif lemah. Karena mereka inilah masa depan bangsa, “ ujar Fadeli.
Dia mengajak masyarakat dan orang tua untuk juga mengambil peran aktif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Seperti dengan yang terus dikampanyekan olehnya, yakni Gerakan 1821. Program ini lahir dari keresan Fadeli atas efek negatif penggunaan gawai oleh anak.
Lewat Gerakan 1821 ini, anak dan orang tua diajak mematikan gawai dan televisi di jam 18.00 hingga 21.00. Kemudian mengisi waktu itu dengan belajar, bermain dan ngobrol (berbicara) bersama.

Image
Selain itu, Lamongan dianggap layak menerima apresiasi tersebut karena selama ini telah memberikan ruang bagi pemenuhan hak dan memberikan perlindungan kepada anak.
Seperti kemudahan dan jaminan hak sipil anak dengan digratiskannya pengurusan akta lahir anak. Bahkan sekarang, untuk mengurus akta ini orang tua bisa melakukannya melalui gawai saja.
Kemudian adanya fasilitas kesehatan ramah anak berupaeducation helath in hospital di RSUD dr Soegiri. Fasilitas ini dibangun untuk mengurangi kecemasan anak selama dirawat, mendengar suara mereka dan meminimalisir diskriminasi melalui edukasi kepada masyarakat.
Pembangunan Alun-alun Lamongan juga sebagai upaya lain untuk memberikan fasilitas infrastruktur yang ramah anak. Di sisi lain, Lamongan sudah sejak lama memiliki regulasi terkait kawasan tanpa rokok.jir

Berita Populer