Masyarakat Jember Dapat Bantuan 1000 PHAM

SURABAYAPAGI.com, Jember - Kabupaten Jember menerima Program Hibah Air Minum Perkotaan tahun 2018 untuk 1.000 sambungan rumah dengan nilai Rp 2 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Jember Faida usai menandatangani Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) dalam acara Rapat Teknis Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan Tahun 2018, di Jakarta.

Surat SPPH itu secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya, M Sundoro.
"Program hibah air minum untuk perkotaan ini merupakan langkah sinergi agar masyarakat luas bisa memiliki akses terhadap air bersih. Ini sekaligus juga untuk menunjang kesehatan masyarakat agar terhindar pula dari kondisi bayi stunting," terang Direktur.
Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya, M Sundoro, Kamis (19/4). Dia menambahkan, tahun ini ditargetkan secara nasional program hibah air minum untuk perkotaan untuk sekitar 232.208 ribu sambungan rumah senilai Rp 671 miliar lebih di 152 kabupaten atau kota se-Indonesia," katanya

Dalam kesempatan itu, Bupati Faida bersama Direktur Utama PDAM Jember Adi Setiawan menyampaikan, alokasi program hibah ini diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kriteria rumah sederhana dan daya listrik tidak lebih dari 1300 watt. "Pada daerah penerima manfaat nantinya juga diharapkan ada tersedia jaringan PDAM. Kemudian disurvei awal oleh konsultan independent yang ditunjuk Kementerian PU," terang Bupati Faida.
Masih kata Bupati Faida, selanjutnya seribu sambungan rumah itu setelah dipasang maka akan diverifikasi oleh BPKP agar tepat sasaran," terangnya.

Dan untuk 2018 ini daftar peminat dalam proses based lined oleh konsultan independen Kementerian Pekerjaan Umum. "Jadi tiap tahun nanti, Jember akan mendapat alokasi hibah air minum berbasis output based untuk masyarakat berpenghasilan rendah kembali," jelasnya.
Jika pada Tahun 2018 dapat 1.000 sambungan rumah rumah (SR) senilai Rp 2 miliar, maka tahun 2019 akan dapat 2000 SR senilai Rp 6 miliar. Selanjutnya tahun 2021 dapat 6.000 SR senilai Rp 18 miliar, tahun 2020 dapat 4.000 SR senilai Rp 12 miliar dan tahun 2022 dapat 7.000 SR senilai Rp 21 miliar," jelasnya.

Program hibah disertai komitmen adanya Perda Penyertaan Modal untuk PDAM Jember sebagai dana stimulan pengembangan air minum untuk masyarakat Jember.ndik