Masyarakat Harus Mulai Phisical Distancing

Surabaya Pagi, Surabaya Sejak Kapolri Idham Azis mengeluarkan Maklumat ternyata masih banyak masyarakat keluar. Makanya, Polda Jawa Timur bersama dengan TNI dan pemerintah Pemprov Jatim terus melakukan himbauan kepada masyarakat di Jawa Timur khususnya wilayah Surabaya agar tak keluar rumah, dan yang mengalami penyebaran virus corona atau covid19.
Untuk tidak berkerumun baik di resto maupun cafe, hal ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid19 di Jawa Timur.
Hal ini diterangkan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid19 dengan cara terus melakukan patroli di lokasi yang biasa digunakan untuk tempat nongkrong.
Kabid humas menambahkan, bahwa tadi malam polda jatim bersama polres jajaran di seluruh Jawa Timur melakukan tindakan tegas dengan mengamankan 887 orang yang masih saja keluar yang melakukan kegiatan - kegiatan tidak produktif atau keluar dengan keperluan yang tidak mendesak.
Selain meminta keterangan kepada masyarakat yang diamankan, polisi juga meminta keterangan kepada pemilik resto atau cafe, sehingga polisi menghimbau kepada pemilik resto atau cafe, agar tempat usahanya tidak digunakan tempat nongkrong.
Sementara itu, masyarakat diperbolehkan melakukan pemesanan makanan atau minuman dengan cara take away.
**foto**
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Forkopimda Jawa Timur meninjau kawasan perumahan elit di kota surabaya. Peninjauan ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau covid19 di Jawa Timur khususnya di kota surabaya (27/3/2020).
Menurut Kapolda Jatim, polri akan melakukan Uji coba kawasan perumahan elit *phisical distancing* (kawasan menjaga sosial atau jarak) penyebaran virus corona atau covid19. Yang akan diterapkan di tiga perumahan elit di surabaya. Tiga perumahan itu adalah, perumahan pakuwon city, citraland dan grand city. Setiap orang yang masuk akan dilakukan pendataan, baik warga asli maupun orang lain (tamu), yang akan masuk perumahan. Nantinya, setiap di depan pintu masuk perumahan akan disiagakan anggota TNI maupun polri. Kapolda menambahkan, penyebaran virus corona atau covid19 di Jawa Timur. Penyebarannya semakin meluas, sehingga perlu adanya perhatian semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid19 di jatim semakin meluas. Peninjauan ini, didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi dan juga Sekda Propinsi Jawa Timur Heru Thajono.nt