Marak ‘Prank’ Order Fiktif Menimpa Driver Ojol, Ini Tindakan Grab

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Banyaknya aksi prank yang dialami driver ojol dengan orderan fiktif akhirnya manajemen Grab melakukan tindakan. Pihak Grab membuka jalur komunikasi khusus dimana driver ojol dapat langsung menyampaikan keluhan terkait orderan fiktif. Keluhan tersebut kemudian akan ditindaklanjuti oleh pihak Grab.

"Grab menyediakan jalur khusus komunikasi untuk mitra pengemudi GrabFood, jika mereka menerima order fiktif untuk dapat diinvestigasi lebih lanjut oleh Grab. Jika hasil penelusuran menunjukkan bukti-bukti yang akurat, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Grab akan menghubungi mitra yang bersangkutan dan segera menetapkan proses ganti rugi secara penuh untuk mitra," ujar Head of Marketing GrabFood & New Business, Grab Indonesia, Ichmeralda Rachman melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (29/11/2019).

Tidak hanya itu, tentu saja Grab juga akan memberikan sanksi kepada pengguna Grab yang terbukti melakukan orderan fiktif. Sanksi itu berupa penonaktifan akun Grab pelaku order fiktif.

"Kami juga akan melakukan peninjauan aktivitas pelanggan, dan mengambil langkah tegas berupa penangguhan hingga penonaktifan akun pengguna Grab yang terbukti melakukan order fiktif," tegasnya.

Meralda juga mengimbau agar para driver teliti setelah mendapatkan orderan dan memastikan kebenaran order tersebut. Dia juga meminta agar driver Grab melakukan kroscek dan memastikan orderan tersebut sebelum melapor ke pos pengaduan tersebut.

"Kami juga mengimbau pelanggan untuk menghargai kerja keras mitra pengemudi kami dalam menjalankan pekerjaannya. Jika pelanggan menerima peredaran informasi yang melibatkan GrabFood, kami sarankan untuk selalu mengecek kebenaran informasi tersebut sebelum meneruskannya ke pihak lain, dengan meneruskan ke tim Customer Experience kami untuk segera ditindaklanjuti," jelasnya.