•   Minggu, 15 Desember 2019
Pendidikan

Mahasiswa INSUD Ambil Bagian dalam Muswil IV ITHLA Jatim

( words)
Para mahasiswa Insud Paciran Lamongan saat hadir dalam Muswil IV Jawa Timur di Unhasy Jombang. FOTO:IST/SP


SURABAYA PAGI, Lamongan - Mahasiswa Institut Sunan Drajat Paciran Lamongan, ambil bagian dalam gelaran Musyawarah Wilayah (Muswil) Ittihadu Tholabah Lughoh Al-Arobiyyah (ITHLA) atau Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab Indonesia di University Hasyim Asy’ari Jombang, Sabtu (5/10/2019).

Muswil yang ke IV ini selain dihadiri oleh mahasiswa Insud, alumni mahasiswa ITHLA hadir juga perwakilan 22 mahasiswa dari wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Bali ini akan berlangsung selama 2 hari 5-6 Oktober 2019.

Pembukaan kali ini juga dihadiri salah seorang deklarator ITHLA dari Insud Ahmad Fadhil, pimpinan pusat ITHLA, dan para pengurus ITHLA Jawa Timur.

Muswil yang juga digelar seminar nasional dengan mengambil tema
"Bahasa Arab dan Peradaban Timur" juga dihadiri oleh perwakilan Bupati Jombang.

Dalam seminar Pembukaan ini,
Syeh Belal Mahmud Afifi, dari Al-Azhar Kairo yang ditugaskan di PBA Unhasy menyebutkan, kalau bahasa adalah alat komunikasi, tanpa adanya bahasa akan sulit untuk menyampaikan maksud dan tujuan.

Karena itulah lanjut Belal, pentingnya bahasa dalam komunikasi, dalam hal ini bahasa arab merupakan bahasa yang penting dalam proses belajar agama islam, untuk memahami Al-Quran.

"Perolehan bahasa dapat diusahakan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menciptakan lingkungan yang menerapkan dan menggunakan bahasa arab dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Sementara itu, Ahmad Syauqi Liqo, Dosen Unair , Alumni ITHLA Indonesia mengatakan, kalau bahasa arab adalah mempunyai peran penting dan paradigma di masyarakat. "Bahasa arab dan agama Islam itu bagaikan dua sisi mata koin," terangnya.

Apalagi, bahasa arab telah ditetapkan sebagai bahasa internasional oleh PBB pada tanggal 18 Desember. bahasa arab selain berperan sebagai bahasa agama, juga untuk memahami ilmu pengetahuan, politik dan sosial budaya.

Sementara Ahmad Fadhil, selaku deklarator ITHLA yang datang dan ikut dalam seminar nasional ini cukup bangga dan terharu dengan kegiatan Muswil ke IV ini. Ia bersama dengan deklarator hadir di tengah-tengah peserta yang cukup mencintai dengan bahasa arab ini.

"Tentunya saya bangga sebagai deklarator bisa hadir di tengah-tengah para pecinta bahasa arab, semoga kegiatan dan dakwa teman-teman dibawa panji ITHLA bisa terus berkembang," harapnya. jir

Berita Populer