•   Minggu, 15 Desember 2019
Ekonomi Global

LinkAja Tunda Peluncuran Fitur Syariah

( words)
Beberapa orang tengan memanfaatkan fitur-fitur LinkAja. SP/det


SURABAYAPAGI.COM -Turut serta mengembangkan ekonomi Syariah, PTFintek Karya Nusantara (Finarya) atauLinkAja akan segera meresmikan fitur baru akhir November 2019 ini.

Fitur baru itu nantinya akan bisa menggaet kepercayaan masyarakat yang masih ragu ragu menggunakan e-money atau mobile payment, karena mungkin dianggap tidak sesuai dengan akad syariah.

"Rencananya akhir November tahun ini (diluncurkan)," ujar CEOLinkAjaDanu Wicaksono.
Selain itu, fiturLinkAjaSyariah tersebut juga untuk menyambut baik ajakan kerja sama dari Komite Nasional KeuanganSyariah atau KNKS, di manaLinkAjaSyariah bisa menjadi e-money syariah.

Namun, peluncuran fitur tersebut akan ditunda, karena menurut Direktur Utama Link Aja Danu Wicaksana menyatakan, pihaknya saat ini masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia.

“Kita sedang menunggu persetujuan dari Bank Indonesia, itu yang sedang berproses karena membutuhkan 45 hari kerja dan kita harus hargai itu yang diperkirakan berakhir pada akhir Desember 2019,” kata Danu Wicaksana.

Menurut Danu, untuk memiliki fitur syariah merupakan suatu hal yang baru belum ada uang elektronik yang fitur syariah dan harus melewati beberapa tahap.

Link Aja telah melewati tahapan pertama yaitu pemilihan DPS (Dewan Pengawas Syariah), Link Aja telah mendapati sertifikasi dari MUI langsung dari Maaruf Amin, dan terakhir adalah persetujuan dari Bank Indonesia.

Untuk kerja sama dengan Link Aja syariah tentunya masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia.

Namun ke depannya akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang memiliki akad syariah misalkan pada merchant, pembiayaan, donasi di masjid, komunitas pesantren, selain itu perusahaan dari luar BUMN.

Berita Populer