•   Kamis, 12 Desember 2019
Keuangan Syariah

Letak Posisi Ekonomi Syariah, Ini Kata BI

( words)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. SP/ltd


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyelenggaraan ISEF 2019 yang mengangkat tema ’Sharia Economy for Stronger and Sustainable Growth’ telah menjadi bagian agenda eksyar global sepanjang 2019, bersanding dengan event internasional dari berbagai belahan dunia.

Antara lain, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS), Global Islamic Economy Singapore (GIES), Halal Trade Expo Korea, London Sukuk Summit, dan Washington DC Halal Expo & Summit 2019.

Penyelenggaraan ISEF sendiri merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam menjadikan ekonomi Syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional.

Bahkan, menurut Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, pihaknya mengatakan bahwa ekonomi syariah kini sudah menjadi arus baru di ekonomi nasional.

"Kita lihat komitmen besar dari pucuk kepemimpinan, sudah digariskan bahwa ekonomi syariah akan dan memang sudah jadi arus baru pengembangan ekonomi," kata dia.

Perry menekankan ISEF menjadi platform bersama dalam mengimplementasikan ekonomi syariah sebagai arus baru menuju Indonesia Maju.

Oleh karena itu, semua pihak dapat bersinergi dengan memanfaatkan ISEF menjadi platform dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, dan penguatan riset dan edukasi syariah.

Melalui ISEF 2019, Indonesia berpeluang untuk mengambil posisi sebagai strategic reference dari analisis ekonomi dan arah kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah global dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai sebagai pusat rujukan ekonomi dan keuangan syariah global.

Selain itu, SEF 2019 tetap menyertakan pelaku UMKM syariah dan pesantren sebagai bentuk inklusivitas strategi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem rantai nilai halal.

Berita Populer