•   Rabu, 26 Februari 2020
Surabaya

LeSure Political Consulting Merilis Survei Pasca Debat Perdana Pilpres 2019

( words)
Debat Pilpres Perdana Pada Kamis (17/1) lalu. FOTO : instagram.com/pdiperjuangan/


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – ­­­Debat perdana yang telah dilaksanakan pada Kamis (17/1) menjadi sorotan publik, pasalnya, kedua paslon masing masing memiliki ciri khas tersendiri dalam menarik para pemilih.
Tidak hanya menuai pendapat yang positif dari berbagai pihak, melainkan juga negatif, karena terdapat beberapa perkataan tidak berdasar fakta. Kritik juga dilayangkan kepada pihak KPU, penyelenggara debat pilpres karena dinilai kisi kisi yang diberikan membuat debat kurang terasa lugas dan jujur.
Pada Rabu (23/1) LeSuRe Political Consulting merilis survei pasca debat perdana pilpres 2019 dengan melibatkan kaum milennial menjadi yang paling banyak yaitu sekitar 52 persen dari total karena menggunakan data analisa jaringan media sosial secara mixed Social Network Analysis (SNA).
Hasil dari survei tersebut menyatakan popularitas paslon bernomor urut satu mengalami kenaikan popularitas, namun elektabilitasnya turun. Sedangkan, untuk paslon bernomor urut dua mengalami hal yang sebaliknya, dengan populatitas menurun dan elektabilitasnya naik.
Sebelum debat berlangsung, popularitas untuk paslon bernomor urut satu sebesar 70,5 persen dan 61 persen pada paslon bernomor urut dua.
Sedangkan, elektabilitas yang berhasil didata oleh LeSuRe untuk Jokowi-Ma’ruf lebih unggul yaitu 52 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 47 persen. Selisih yang sedikit antar kedua paslon akan terus saling kejar mengejar selama tiga bulan selanjutnya.

Sementara itu, sesudah debat terjadi perubahan elektabilitas untuk kedua paslon, yang mana terjadinya kenaikan bagi paslon 02 sebesar 2 persen dan penurunan bagi paslon 01 sebesar 1 persen.
Sehingga, elektabilitas untuk paslon 01 dari 52 persen menjadi 51 persen, lalu, bagi paslon 02 dari 47 persen menjadi 49 persen. Hal ini disebabkan karena adanya faktor penentu cawapres Sandiaga Uno yang terus naik. pr

Berita Populer