Layanan Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Prioritas Kelana -Astutik

Cabup Kelana Aprilianto

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Persoalan Air Bersih dan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu prioritas Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kelana-Astutik. Pernyataan tersebut disampaikan Kelana saat menerima keluhan masyarakat pada acara cangkrukan dan sosialisasi yang digelar Tim Pemenangan Paslon nomor urut 3 Kelana-Dwi Astutik di Perumahan Jaya Regency Desa Pepe Sedati, kemarin. Pada forum tersebut, Jimi Martin Wulur, warga Pepe Sedati, menyampaikan pihaknya merindukan pengadaan air bersih. Selama ini untuk kebutuhan sehari-hari warga harus membeli air. "Kita ingin ada pengadaan air bersih PDAM masuk ke Desa Pepe. Kami minta Pak Kelana memberikan solusi karena air bersih merupakan kebutuhan dasar warga. Ketika nanti memimpin persoalan tersebut jadi prioritas,"pintanya. Selaras dengan Martin, Sutarno mengeluhkan banyaknya sampah menumpuk yang menutup saluran air menyebabkan pendangkalan sehingga saat musim hujan selalu banjir. "Saat banjir itulah para petambak banyak yang merugi. Air tambak ikut meluap ikan hilang. Pemerintah harus melakukan normalisasi dan menambah tempat penampungan sampah,"kata Sutarno. Menanggapi Curhatan warga, Cabub Kelana Aprilianto mengatakan, Solusi permasalahan itu akan teratasi apabila dirinya diberikan mandat oleh warga untuk memimpin Sidoarjo. Menurut Kelana pemenuhan kebutuhan air bersih, akan dia penuhi dengan mengoptimalkan peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta. "Setelah melakukan kajian, dalam 100 hari kerja pertama menjabat Bupati Sidoarjo, saya pastikan permasalahan tersebut akan teratasi,"tegas Kelana. Dipaparkan cabup Sidoarjo Makmur itu, ada 9 program prioritas yang akan dilakukan Paslon Kelana-Dwi Astutik. "Pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih dan solusi mengatasi banjir yang diharapkan warga tentu menjadi perhatian kami,"tegasnya. Terkait dengan masalah banjir, dia aka melakukan normalisasi sungai secara berkala dan pembangunan Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST), dengan begitu solusi banjir akan segera teratasi,"ungkapnya. Menurut dia, yang disampaikan itu bukan slogan atau janji kampanye tapi sudah dilakukan kajian dengan untuk menjadikan Sidoarjo makmur dan maju. Sd-01