•   Jumat, 3 April 2020
Hukum & Pengadilan

Laporan Rudi soal Peter, tak ada Progress

( words)
Peter Susilo dan Rudy Wibowo


Saksi : Peter Sempat Kokang Pistol, Rudi Pasrah

SURABAYA PAGI, Surabaya - Rudy Wibowo, korban pemukulan dengan gagang pistol oleh Peter Susilo, kecewa, penyidik sampai Kamis (25/4/2019) sore kemarin, belum memeriksa saksi lagi. Apalagi menahan Peter Susilo, salah satu pangurus DPW Perindo Jatim.
Vena Naftalia, kuasa hukum Rudy bertekad kawal terus penanganan kasus ini, agar tuntas. “Peter ini arogan. Urusan perolehan suara pileg sampai hajar teman separtai. Apa dasar Peter menuduh klien saya mencuri suaranya di sebuah TPS,” ungkap Vena, pada Surabaya Pagi, Kamis(25/4/2019) malam tadi.
Sebagai sesama pengacara dengan Peter, Vena minta Polda Jatim memproses kasus ini sesuai fakta. "Jangan sampai kasus Rudi berhenti. Publik akan dilukai rasa keadilannya,” tegas advokat rupawan ini.
Advokat Vena, siap menghadirkan saksi fakta untuk membuka kasus penganiayaan berat. ”Malam kejadian itu, Peter sempat kokang pistolnya sampai 3x. Klien saya pasrah, bila akan ditembak. Untung ada seorang yang memegang tangan Peter, sehingga tidak sampai ditembakkan. Tapi Peter kalap, klien saya dipukul dengan gagang pistol sampai berdarah, karena kepalanya bocor. Dari fakta ini, jelas ada niat dari Peter untuk membunuh klien saya,” Vena menambahkan.
Sebagai politisi yang pengacara, kata Vena, ia heran, motif sebenarnya. Mengingat, secara akal sehat, mana mungkin suara masih di TPS, ada pencurian?. Motif penganiayaan berat ini apa?” Vena mempertanyakan.
Sementara, sebelumnya Peter, masih belum memberikan keterangan yang gamblang terkait peristiwa dugaan penganiayaan terhadap rekan separtainya. Peter mengaku masih harus beristirahat.
"Maaf mas, saya masih bedrest. Belum bisa memberikan konfirmasi. Hubungi kuasa hukum saya saya," kata Peter, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (24/4/2019).
Sementara, Yafeti Waruwu, SH, kuasa hukum Peter, juga masih enggan memberikan keterangan dan konfirmasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Peter.
Sedangkan, ditanya progres penyidikan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera masih terus memperdalam peran Peter dan Rudi. Apalagi, Peter juga melakukan laporan dengan pihak terlapor adalah Rudi.
”Penyidik masih memperdalam. Ini masih di rekonstruksi dari beberapa saksi dan alat bukti,“ kata Barung. (tim/sp)

Berita Populer