•   Sabtu, 29 Februari 2020
Ekonomi China

Laba Produsen Baja China Merosot,

( words)
Pekerja di pabrik produsen baja di China SP/Net


SURABAYAPAGI.com - Produsen baja China melihat laba mereka turun 18,2 persen YoY dalam lima bulan pertama pada 2019. Hal ini dipicu oleh kenaikan biaya yang mengurangi pendapatan, seorang pejabat asosiasi industri mengatakan Jumat di Shanghai.

Qu Xiuli, wakil ketua Asosiasi Besi dan Baja Cina (ABBC), mengatakan keuntungan gabungan dari perusahaan anggota ABBC berjumlah 85,5 miliar yuan (12,4 miliar dolar AS) pada periode Januari-Mei.

Qu mengatakan pada Konferensi Internasional China Steel Derivatives bahwa harga bijih besi yang diimpor akan menjadi lebih masuk akal dan kenaikan harga pada semester pertama tahun ini diperkirakan tidak akan berlanjut di babak kedua.

Harga bijih besi impor telah melonjak lebih dari 50 persen tahun ini karena berbagai faktor, termasuk permintaan pasar yang lebih kuat, bencana pertambangan di Brazil dan angin topan di Australia. Dalah hal ini Spekulasi pasar juga ikut andil, kata Qu.

Output baja mentah China melebihi 400 juta ton dalam lima bulan, naik 10,2 persen YoY, kata Qu.

Karena aturan perlindungan lingkungan yang lebih ketat dan penurunan margin laba, pertumbuhan output baja diperkirakan melambat sementara permintaan baja juga diperkirakan akan melemah, kata Qu.

Meningkatnya pasokan bijih besi dan melemahnya produksi baja diperkirakan akan menurunkan harga bijih besi ke kisaran yang wajar, kata Qu.

Berita Populer