•   Kamis, 5 Desember 2019
Peristiwa Nusantara

Korban Tewas Granat Meledak di Bogor Bertambah Jadi 2 Anak

( words)
Ilustrasi


SURABAYAPAGI.com, Bogor - Korban meninggal akibat ledakan granat di Kampung Wangun Jaya RT 02/06 Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, bertambah menjadi dua orang. Korban terbaru yaitu Doni (14) yang meninggal dalam perawatan dan persiapan operasi meninggal dunia.
Humas RSUD Leuwiliang, Bambang Sumantri mengatakan, korban Doni meninggal pada Kamis (14/2/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
“Iya betul, korban atas nama Doni meninggal tadi malam. Korban sebenarnya dalam persiapan untuk operasi, kita menunggu kondisinya membaik, karena untuk (pelaksanaan) operasi kan ada SOP-nya. Tapi semalam sekitar jam 20.00 kondisi korban menurun, drop dan akhirnya meninggal sekitar jam 21.00,” kata Bambang, Jum’at (15/2/2019) pagi.
Korban Doni meninggal dengan luka parah di bagian kaki. Ia mengalami luka bakar akibat ledaka granat jenis granade louncher mortir (GLM) yang ditemukan di areal latihan militer di Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
“Korban mengalami luka bakar di bagian kaki. Banyak serpihan granat itu kena tulang juga. Tadi malam memang sedang persiapan operasi, dokter bedah sudah siap, tapi kemudian korban drop dan meninggal,” terang Bambang.
Sementara korban lainnya, yakni Khoirul Islami (10) masih dalam perawatan intensif di RSUD Leuwiliang dan kondisinya semakin membaik.
“Sekarang kita masih rawat 1 korban lainnya. Kondisinya Alhamdulillaah membaik yah,” tutup Bambang.
Diberitakan sebelumnya, sebuah granat meledak dan mengakibatkan 3 anak luka.
“Iya benar. Korban tiga orang,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno.

Berita Populer