Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit Kulit

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Korban banjir di Dusun Karangpoh, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik mulai diserang penyakit seperti gatal-gatal, infeksi saluran pernafasan (ispa) dan demam. Hal ini mulai dirasakan korban, sejak dua hari terakhir. Kondisi mereka pun kabarnya belum tertangani secara maksimal akibat keterbatasan stok obat untuk penyakit tersebut. Beruntung, pihak manajemen RS Fathma Medika Sembayat, Gresik, menggelar bhakti sosial berupa pengobatan gratis di lokasi banjir. Sehingga warga yang membutuhkan pelayanan medis, bisa tertolong. Direktur RS Fathma Medika, dr Alif yang memimpin langsung pengobatan gratis, mengakui jika korban terdampak banjir di Karangpoh ini mulai terserang penyakit kulit dan lain-lain. Karena, jajarannya bersama HSS dan Karang Taruna Gresik, segera membuka posko kesehatan untuk menangani para korban. "Kita pilih buka posko pengobatan gratis pasca banjir, supaya warga yang terserang penyakit seperti gatal-gatal dan lain-lain segera tertangani," ujar dr Alif kepada Surabaya Pagi, Rabu (28/2/2018). Selain pengobatan gratis, dr Alif juga menambahkan bahwa kesempatan tersebut juga menyerahkan bantuan mie instan dan air mineral kepada korban banjir. Baik yang ada di wilayah Kecamatan Bungah maupun di Dukun. Untuk diketahui, Dusun Karangpoh termasuk wilayah terparah diterjang banjir di Kecamatan Bungah. Pasalnya, rumah warga yang turut terendam saat kejadian mencapai 600 unit rumah dan 40 hektate sawah. Sementara itu, bantuan terhadap korban banjir di Karangpoh ini terus berdatangan. Selain dari lingkungan TNI dan Polres, juga datang dari pihak swasta pengusaha dan partai politik. Sejumlah warga korban mengaku gembira atas bantuan yang disalurkan para dermawan tersebut. Melalui bantuan ini diakui Toha, diharapkan bisa mengurangi beban para korban. Mis