•   Senin, 9 Desember 2019
Pendidikan

Komisi D Desak Disdikbud Jombang Segera Tuntaskan Seragam Gratis

( words)
Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Hingga kini belum ada kepastian, kapan seragam olah raga gratis SMP sederajat yang cacat mutu tersebut diganti oleh pihak penyedia.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, juga belum tahu secara pasti, kapan seragam olah raga dan kain seragam nasional dapat dibagikan pada siswa-siswi di masing-masing sekolah.

Untuk itu, Komisi D DPRD Jombang mendesak Disdikbud untuk segera menuntaskan program seragam gratis pada akhir November mendatang. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan dari masyarakat yang diterima DPRD.

Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati mengatakan, masyarakat mulai resah tak kunjung dibagikannya kain seragam tersebut, maupun kepastian penggantian seragam olah raga.

”Ya karena hearing kemarin tidak ada kepastian, kami memang berencana memanggil lagi Disdikbud dengan rekanan,” katanya, Jumat (15/11/2019).

Erna mengungkapkan, Komisi D memberi kesempatan pada Disdikbud untuk menyelesaikan hingga akhir bulan ini.

"Sehingga rencana pemanggilan ditunda terlebih dahulu. Kita tunggu hingga akhir November nanti, apabila tidak selesai kita akan panggil segera,” ungkapnya.

Erna menegaskan, Disdikbud agar segera menuntaskan dan lebih masif lagi berkoordinasi dengan pihak penyedia. "Jangan sampai berlarut-larut seperti ini,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D, M. Syarif Hidayatullah menandaskan, memang permasalahan ini harus segera dituntaskan.

"Sudah banyak masyarakat yang menantikan seragam tersebut. Banyak juga wali murid yang membeli seragam itu,” tandas wakil rakyat yang akrab dipanggil Gus Sentot ini.


Image

Gus Sentot mengungkapkan, dirinya baru-baru ini mendengar bahwa ada sebagian sekolah yang tidak boleh mengembalikan kaos olahraga yang kekecilan.

"Hal ini sangat tidak dibenarkan, kan ini merupakan tanggung jawab penyedia. Ya itu harus dikembalikan semua, jangan sampai ada yang tidak boleh dikembalikan," pungkasnya.(suf)

Berita Populer