Kolaborasi 3 Universitas Ini Dorong Lulusan Memiliki Enteprenurship Spirit

SURABAYAPAGI.com -Meskipun kewirausahaan dapat dipelajari melalui pendidikan, namun banyak pengetahuan yang dibutuhkan justru diperoleh dari menggali kesempatan yang hanya bisa didapatkan dari learning by doing karena pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan kebanyakan didapatkan dari lingkungan bisnis melalui proses induksi, pengalaman praktis dan sosial daripada yang diperoleh di lingkungan pendidikan.

Maka Universitas Ciputra (UC) Surabaya bekerjasama Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia (STESIA) dan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) melakukan workshop bertajuk Building Enteprenurship Spirit For Future Career yang untuk membekali mahasiswa semester akhir di Surabaya.

Workshop ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam upaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran khususnya dalam soft skill dengan memberikan bekal pelatihan praktis kepada mahasisw akhir di Perguruan Tinggi agar memiliki soft skill yang baik dan mampu bersaing dalam dunia kerja.

Dr. JE Sutanto selaku ketua kegiatan menyatakan bahwa ini merupakan rangkaian kegiatab yang berbasis pada riset Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) untuk menggali permasalahan terhadap meningkatnya lulusan perguruan tinggi di Surabaya.

“Hasil riset yang kami temukan semakin banyak mahasiswa yang lulus tidak mendapat pekerjaan , maka kami lakukan menekan angka pengangguran di Jawa Timur dengan selain mengenalkan mindset entrepreneur serta meningkatkan ketrampilan (soft skill) dan memperbaiki peforma peserta pelatihan” Ungkap Sutanto, Rabu (3/12/2020).

Menurut Sutanto, memberikan dorongan motivasi untuk ingin masuk di dunia kerja bagi peserta pelatihan dan Menambah mind set peserta pelatihan untuk tidak selalu tergantung kepada ijazah yang dimiliki namun pengetahuan praktis salah satu modal untuk peluang siap kerja.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung mencapai 4 (empat) batch yang dimulai pada 15 September 2020 sampai dengan 20 November 2020 dengan total peserta 120 peserta dari mahasiswa akhir.

Kegiatan yang berlangsung secara offline ini tetap menjalan kan protocol kesehatan yaitu 3 M : mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dilakukan di kedua kampus Mitra yaitu STIESIA dan ITATS.

Putjok Rizaldy M.Med.Kom, M.M salah satu narasumber menjelaskan bahwa mahasiswa ini akan kami dorong untuk mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menghambat komunikasi dan memahami solusi untuk mengatasinya.

“Membangun Kredibilitas dengan mengetahui cara menampilkan diri dengan baik. Mengoptimalkan kemampuan komunikasi yang berenergi dengan penuh percaya diri dengan menggunakan bahasa yang persuasive dan mendapatkan perhatian penuh dari lawan bicara.” Tandas Putjok.

Pada kesempatan yang sama Eveline Wiratama S.I.Kom memberikan materi terkait mengembangkan kecakapan diri dalam hal menyampaikan presentasi yang praktis, efektif, dan menyenangkan.

“Kita akan ajarkan bagaimana membangun suasana, mengelola konteks serta konsep, dan menyesuaikannya dengan audience yang sedang dihadapi. Juga Mempelajari Kerangka Berfikir memberikan tingkat pembicaraan yang lebih efektif dan tearah serta mampu memilih kata yang sopan dan tepat ketika berbicara di depan banyak orang” Pungkas Eveline.

Perlu diketahui kegiatan ini merupakan Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah DRPM Tahun 2019 dari Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), Ketua Tim Penelitian adalah Dr.J.E. Sutanto, M.M, Anggota Peneliti Dr. Natalia Christiani, S.Pd., M.Pd dan Dr. David Sukardi Kodrat, M.M.