•   Minggu, 15 Desember 2019
Fashion

Kerajinan Porselen Tradisional Kembali Bersinar di World Cultural Forum

( words)
Salah satu kerajinan keramik yang di pamerkan di Taihu World Cultural Forum. SP/cdl


SURABAYAPAGI.COM, Anhui - Konferensi tahunan keenam World Cultural Forum kembali diadakan kali ini bertempat di Bengbu, provinsi Anhui Tiongkok Timur, pameran ini berlangsung sejak 17-19 November.

Sebagai bagian penting dari forum ini, para tamu dari kalangan budayawan di seluruh dunia menyaksikan hasil dari kebangkitan teknik keramik kuno Fahua di Zona Wisata Budaya Moon-lit Lake di Residence Expo Park pada hari Minggu sore.

Pada konferensi tersebut, beberapa karya keramik Fahua yang indah dipamerkan, karya tersebut juga menjadi bukti keberhasilan pemulihan proses produksi Fahua, yang telah hilang selama lebih dari 100 tahun.

Fahua adalah bentuk kerjinan keramik bersuhu rendah dengan glasir berwarna yang melibatkan berbagai warna seperti biru, hijau, kuning, ungu dan putih.

Berasal dari Dinasti Yuan (1271-1368), produksinya dihentikan setelah pemerintahan Kaisar Yongzheng pada Dinasti Qing (1644-1911). Selama 300 hingga 400 tahun perkembangannya, tingkat produksi dan manufaktur Fahua mencapai ketinggian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan kecanggihan teknisnya, penampilannya yang cantik dan warna glasir suhu rendah yang hidup, Fahua tetap unik dalam sejarah keramik Tiongkok.

Sejak didirikan pada tahun 2010, Zhaoyuan Kiln telah mengejar misi untuk merevitalisasi kerajinan porselen Fahua. Setelah mengatasi banyak kesulitan, tim akhirnya berhasil menghidupkannya kembali dan memungkinkan orang di seluruh dunia untuk melihat keindahan tekniknya.

Berita Populer