Kerajinan Handy Craft Daun Kering Merambah ke Luar Negeri

Siti Retnanik menunjukkan handy craft tas yang didesain menggunakan daun kering di rumahnya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/6). SP/PARTRICK

SURABAYAPAGI, Surabaya- Bengkel Kriya Daun, usaha kerajinan dengan memanfaatkan daun kering yang ditekuni sejak tahun 1996 hingga kini berusia 24 tahun  tetap eksis di Kota Pahlawan ini, berawal dari kecintaan almarhum suami Siti Retnanik untuk memberikan sentuhan seni pada sampah daun yang gugur dengan melakukan inovasi menjadi kerajinan tangan yang mempunyai nilai jual tinggi.

Pada mulanya ia usaha di bidang jasa boga. Namun pasca meninggalnya sang suami, akhirnya ia memutuskan untuk berhenti usaha kulinernya dan beralih meneruskan usaha kerajinan daun kering yang didirikan mendiang suaminya.

“Iya dulu memang saya background sebagai jasa boga dengan usaha menjual catering. Bahkan saya sering menang lomba dalam masak.  Lalu almarhum suami meninggal lalu meneruskan usaha kerajinan handy craft dengan inovasi dan kreatifitas” ungkap Siti Retnanik saat ditemui di Rumahnya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/6).

Siti Retnanik yang akrab dipanggil Nanik Daun merupakan pelopor kepedulian lingkungan yang ada di Surabaya, berkat kegigihan dan kreatifitasnya kini sampah daun kering tersebut dapat dijadikan kreasi  Handy Craft dengan segudang macam jenis produk yang bervariasi.

 “Almarhum suami memang suka tanaman dengan memanfaatkan limbah daun – daun kering yang gugur, daripada dibuang atau tidak dimanfaatkan sama sekali kita coba bereksperimen. Bentuknya pun beraneka ragam dengan berbagai warna. Cokelat tua, cokelat muda, hijau, abu, pink dan ada yang natural. Semuanya bisa dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan yang cantik dan unik.

Handy_Craft_Daun_Kering_Patrik_(3)

Berbagai penghargaan yang diraih oleh Siti Retnanik dari berbagai event yang diikuti diantaranya sebagai Pelopor daun kering penghargaan dari Pemerintah Kota (PemKot) Surabaya Dinas Lingkungan Hidup,Penghargaan Semen Gresik UKM Award 2010 Kategori kepedulian terhadap lingkungan, Karya Cipta Adi Nugraha kategori industri menengah dan Pahlawan Ekonomi Surabaya Handy Craft pilihan terbaik 1.

Pemasaran produk kerajinan dari daun kering tersebut di pasarkan di sentra - sentra UKM yang ada di Surabaya seperti di Gedung Tunjungan Siola, Gedung Orange Merr, Terminal Bungurasih, Bandara Juanda dan pusat perbelanjaan. Bahkan kerajinan itu di ekspor sampai merambah ke berbagai Negara di Eropa yaitu Inggris, Jerman dan Prancis. Tak hanya itu, kreativitasnya ini juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar tempat tinggalnya.

Saya sangat mendorong ibu – ibu rumah tangga untuk ikut andil dalam berusaha, siapapun yang ingin belajar kita akan menggandeng dalam berkreativitas ini” pungkas Nanik Daun juga menjadi Ketua Asosiasi Perajin Bunga Kering dan Buatan (Apringta) merupakan wadah kreasi daur ulang bahan limbah. Patrik