•   Senin, 6 April 2020
Kriminal

Kepergok Warga, Maling Burung Dimassa

( words)
Foto lokasi rumah milik korban pencurian burung. (Foto: SP/FIRMAN)


SURABAYAPAGI.com - Sudah gagal mendapatkan barang curian, seorang pelaku pencurian burung ini juga harus menerima bogem mentah dari warga Pucang Arjo V Surabaya.
Kejadian itu bermula saat seorang pelaku itu membawa sebuah burung dalam genggamannya, Senin (18/3) malam. Karena curiga, warga yang ada disekitar lokasi kemudian menghentikan pelaku dan menanyakan burung tersebut milik siapa.
"Tetangga saya pertama menghentikan, kemudian ditanya, dia malah mau lari, ditangkap sama orang-orang. Begitu ramai orang teriak maling, saya keluar. Waktu saya lihat ternyata sangkar burung saya sudah tergeletak di jalan. Saya lari ke depan gapura, ternyata itu burung saya dicuri," beber Haryanto (49) korban pencurian.
Setelah dihajar beramai-ramai, pelaku tersebut juga diikat di tiang listrik. Namun, burung Jalak Suren milik Haryanto yang ada dalam genggaman pelaku turut mati saat pelaku jadi bulan-bulanan. "Saat diikat burung itu dilepas, ternyata sudah mati mas. Harganya ya lumayan, sekitar 1 jutaan," tambahnya.
Setelah puas menghajar pelaku, tak berselang lama, Unit Reskrim Polsek Gubeng mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku. Pelaku yang sudah tak berdaya itu digelandang ke Mapolsek Gubeng untuk diperiksa lebih lanjut.
"Kami membawa pelaku dan motor Mio merah sebagai sarana yang digunakan. Saat ini masih kami interogasi. Mohon waktunya mas," singkat Ipda Joko Soesanto, Kanit Reskrim Polsek Gubeng Surabaya.
Informasi menyebut, pelaku pencurian itu diduga tak sekali beraksi. Ia bahkan pernah menjalani hukuman atas kasus serupa dan menjadikan dirinya seorang residivis.n fir

Berita Populer