Keluarga Pedagang Sayur di Jombang Positif Covid-19

Situasi Pasar Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pedagang sayuran yang sehari-hari berdagang di Pasar Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terinfeksi Covid-19 dan menulari tiga anggota keluarganya.

Sebelumnya, pedagang sayur tersebut dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang di Pasar Peterongan beberapa waktu lalu.

Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengungkapkan, bahwa ada satu keluarga asal Kecamatan Jogoroto yang terinfeksi covid-19.

"Salah satu anggota keluarganya yang terinfeksi Covid-19 itu sehari-harinya berdagang sayuran di Pasar Peterongan, Jombang," ungkapnya, kepada jurnalis, Senin (01/6/2020).

Karena menunjukkan reaktif, lanjut Agus, pedagang sayur itu diminta melakukan tes swab. Dan hasil swab baru keluar pada Sabtu, (30/5) kemarin, dengan hasil positif Covid-19.

"Kemarin dua reaktif. Alhamdulillah yang satu negatif (hasil swab, red), dan yang satu positif. Nah, akhirnya menular kepada keluarganya itu," ujarnya.

Dengan adanya pasien positif Covid-19 yang sehari-hari berjualan di Pasar Peterongan, maka pihaknya akan memperketat protokol kesehatan di pasar. Untuk pedagang dan pembeli wajib mengenakan masker.

"Juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan setiap malam. Penggunaan masker untuk pedagang dan pembeli ketika di dalam pasar, tujuannya jangan sampai ada orang terkonfirm baru," tukasnya.

Sementara itu, Camat Jogoroto, Nunik Hidayati membenarkan, bahwa empat warga di salah satu desanya yang masih satu keluarga dan tinggal serumah, dinyatakan positif Covid-19.

"Satu keluarga tersebut terdiri dari pria (suami) usia 57 tahun, perempuan (istri) usia 51 tahun, perempuan (putrinya) usia 26 tahun, dan pria (menantu) usia 37 tahun," cetusnya.

Sepasang suami istri tersebut merupakan seorang pedagang sayur di Pasar Peterongan. "Iya benar, sekarang sudah dibawa ke RSUD Ploso," pungkasnya.(suf)