Kejaksaan Lamongan Musnahkan Upal Senilai Rp 304 Juta

Uang palsu senilai Rp 304 juta dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Kejaksaan Negeri Lamongan memusnahkan uang palsu (upal) hasil kejahatan, Rabu (7/7/2020) setelah mendapatkan keputusan secara inkracht dari Pengadilan Negeri setempat.

Uang pecahan Rp 100 ribu itu berjumlah 304 juta dan dibakar bersama-sama selain dari pihak Kejaksaan sendiri, hadiri Ketua Pengadilan Negeri, Kasat Narkoba, petugas Reserse Kriminal, petugas Satpol PP serta petugas dari juga dari Dinas Kesehatan Lamongan.

Uang palsu dengan hanya satu perkara itu dibakar, seperti disampaikan oleh Agus Setiadi Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan, resmi dibakar karena perkara ini sudah selesai dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

"Upal dengan total Rp 304 juta ini kita musnahkan, agar tidak disalahgunakan atau dipakai lagi untuk transaksi," ujar Agus panggilan akrab Kajari yang baru menjabat beberapa hari ini.

Disebutkan olehnya, terkait pelakunya sudah menjalani hukuman sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya. "Pelakunya menjalani hukuman setelah adanya putusan Pengadilan,” ungkap Agus Setiadi.

Dalam  pemusnahan barang bukti hasil kejahatan ini kata Agus, selain memusnahkan uang palsu juga memusnahkan berbagai barang bukti hasil kejahatan, diantaranya pil dobel L 8390 butir, tuak 244,5 liter, arak 121 liter serta bir 19 botol.

Selain itu juga dimusnahkan sebanyak 59,72 gram sabu-sabu dari 53 perkara, kemudian pil koplo jenis karnopen sebanyak 1000 butir dari 1 perkara, dan ganja 445,37 gram dari 2 perkara.

Seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan tersebut berasal dari perkara mulai dari bulan September 2019 hingga Juni 2020.

"Pemusnahan ini akan berkelanjutan untuk kedepannya, kita rencanakan rentang 3 bulan atau 4 bulan sekali kita laksanakan pemusnahan. Intinya agar barang bukti tidak disalahgunakan," pungkasnya.jir