Kejahatan Jalanan Mendominasi

SURABAYA PAGI, Surabaya – Polrestabes Surabaya dan 23 Polsek jajaran di wilayah Surabaya menggelar hasil ungkap perkara selama dua pekan di awal tahun 2020.

Hal tersebut seperti apa yang diintruksikan oleh Polda Jawa Timur ke seluruh Polres jajaran di wilayah hukumnya

Dalam gelar hasil tangkapan, sebanyak 116 pelaku kejahatan diringkus dalam dua pekan di awal tahun 2020 ini. Dari total 116 tersangka itu, sebagian besar merupakan penjahat jalanan yang meresahkan warga kota Surabaya.
"Ada 61 tersangka kejahatan jalanan yang terdiri dari pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika didampingi Kapolrestabes Surabaya,Kombes Pol Sandi Nugroho, Jumat (17/1/2020).

Kajahatan jalanan menjadi perhatian utama kepolisian, lantaran kejahatan jalanan merupakan yang paling meresahkan masyarakat.

"Kejahatan jalanan menjadi atensi kami, sebagai bentuk menjaga kamtibmas di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Jadi memang inilah yang terus akan kami lawan dengan melakukan penegakkan hukum bahkan melakukan tindakan tegas jika perlu dan memaksa," tambahnya

Trunoyudo juga menegaskan, kegiatan ungkap awal tahun ini menjadi hal yang baru sebagai bentuk transparansi kinerja kepolisian kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah awal untuk mengecek kesiapan menghadapi tantangan di bulan-bulan berikutnya.

"Ini merupakan kegiatan yang baru. Jika biasanya rilis dilakukan di akhir tahun, kini pimpinan, bapak Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk menggelar hasil unglapnya selama awal tahun ini. Sebagai bentuk transparai publik dan seberapa siap menghadapi tantangan kinerja yang lebih baik di bulan-bulan berikutnya," sebut Trunoyudo.
Dalam gelar tersebut, Polrestabes Surabaya menyita beberapa barang bukti berupa sebelas mobil, sebelas motor, enam buah handphone, empat buah tas, sepuluh senjata tajam, dan 2.169 dokumen atau surat yang terikat aksi kejahatan.Sp02