Karantina Satu Desa di Jombang, Dapur Umum Suplai Mamin Warga

Suasana dapur umum di Balai Desa Plosokerep, Sumobito, Jombang. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pemkab Jombang, Jawa Timur, telah menerapkan karantina wilayah bagi warga di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito pada Kamis, (28/5/2020) kemarin.

Karantina wilayah tereebut, dilakukan hanya mencakup pada satu RT saja di Desa Plosokerep. Sebanyak 144 warga di wilayah itu, akan diisolasi selama 14 hari ke depan. Untuk akses keluar masuk RT ini akan ditutup sepenuhnya.

Koordinator Bidang Pemulihan dan Layanan Dasar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Moh Saleh mengatakan, selama masa penutupan akses itu, untuk kebutuhan makan dan minum akan ditanggung pemerintah daerah.

"Karena sudah mulai dilakukan karantina, otomatis makanan disuplai mulai kemarin. Dapur umum sudah dibuka, dan petugas juga sudah disiagakan di lokasi untuk memasak kebutuhan makanan warga,” katanya, saat dilokasi dapur umum, Jumat (29/5/2020).

Saleh menegaskan, setiap harinya masyarakat yang menjalani karantina akan menerima nasi bungkus serta minuman dalam sehari sebanyak dua kali. Dan untuk menunya tiap harinya ada perubahan-perubahan.

"Karena ini tanggap darurat bukan bencana alam. Tetapi ini epidemi yang membutuhkan asupan-asupan vitamin. Kita bekerjasama dengan petugas dari Puskesmas juga Dinas Kesehatan terkait menu yang disediakan," tegasnya.

Menurut penjelasan Saleh, dipastikan logistik untuk 14 hari kedepan dipastikan cukup. Bahan makanan yang diolah berasal dari berbagai bantuan yang diserahkan ke Pemkab Jombang.

“Untuk kebutuhan logistik makanan, baik beras maupun bumbu, lauk pauk, sayur mayur sudah semua, kita siapkan dari berbagai sumber. Baik dari CSR maupun bantuan elemen masyarakat lainnya,” jelasnya.

Saleh mengungkapkan, di awal-awal menu masih agak terbatas. Tapi mulai hari kedua ada perubahan-perubahan menu, seperti daging dan lainnya untuk asupan vitamin bagi warga terdampak di wilayah Plosokerep.

"Dan untuk kebutuhan ini sekitar ada 146 jiwa yang akan kita suplai nasi bungkus dan minumnya. Sehari kita beri dua kali," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kadinsos Jombang ini.(suf)