Judi & Narkoba Paling Menonjol di Wilayah Perak

SURABAYA PAGI, Surabaya - Hampir dua pekan Operasi Pekat Semeru digelar, jajaran kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menjaring 46 orang tersangka dari berbagai kasus. Dua kasus yang menonjol di wilayah Tanjung Perak adalah judi dan penyalahgunaan narkotika yakni sebanyak 12 kasus dan 14 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 18 orang untuk masing-masing kasus.
Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Faisol Amir menyebut, operasi yang digelar serentak itu dititik fokuskan pada penyakit masyarakat tak terkecuali premanisme.
"Ada beberapa kasus, semacam premanisme, pornografi. Tetapi di wilayah hukum kami yang paling banyak diungkap adalah kasus judi dan narkoba. itu selama operasi pekat semeru yang berjalan hampir dua pekan," beber Faisol, Senin (27/5/2019).
Selain dua kasus menonjol di atas, polisi juga menjaring sembilan orang yang diduga preman, serta satu orang yang terjaring dalam kasus pornografi. "Total semua ada 46 orang yang kami jaring," lanjutnya.
Untuk barang bukti yang diamankan, 2 buah sajam, 25 mesin permainan judi dingdong, 2 bungkus plastik berisi koin, 4 buah ATM, 1 set kartu domino, 7 buah lilin dan narkotika jenis sabu dengan total 34,01 gram. "Para tersangka ini nantinya akan dijerat dengan Pasal sesuai pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing pelaku," tambahnya.
Faisol juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan potensi kejahatan yang terjadi karena kesempatan. Masyarakat diminta agar menjaga diri untuk upaya antisipasi dini dengan tidak mengundang pelaku kejahatan beraksi.
"Himbauan kepada seluruh masyarakat apalagi di bulan puasa mendekati lebaran ini agar lebih berhati-hati agar terhindar dari tindak pidana kejahatan. Petugas juga sudah siap untuk antisipasi kejahatan menjelang lebaran dan juga intensif melakukan patroli ke pemukiman yang kosong yang ditinggal pergi oleh pemiliknya mudik lebaran," tandasnya.n fir