•   Senin, 9 Desember 2019
Uncategories

Jokowi - Ma’ruf Unggul di 6 Rilis Quick Count Perdana

( words)


Lebih dari 50 persen suara sudah masuk

SURABAYAPAGI.com - Hasil quick count (hitung cepat) Pemilihan Umum Presiden (pilpres) 2019 pukul 15.00 Wib akhirnya resmi dirilis. Dari enam Lembaga survei independen terkemuka di Indonesia, seluruhnya menunjukkan pasangan calon (paslon) presiden – wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amien unggul atas paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
1. Litbang Kompas: 55.63 – 44.37
2. Indobarometer: 54.95 – 45.12
3. SMRC: 55.17 – 44.83
4. Charta Politika: 54.48 – 45.52
5. Indikator: 55.89 – 44.11
6. Poltracking: 56.44. 43.56
Terkait hal ini, Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanudin Muhtadi mengungkapkan, sejak jumlah surat suara yang telah dihitung sebanyak 10 persen dari total surat suara di TPS di seluruh Indonesia, sulit sekali terjadi perubahan. Artinya, hasil quick count ini boleh dibilang sebagai representasi hasil akhir penghitungan suara final.
“Kalau data sudah masuk 10 persen secara proporsional dari sisi wilayah, sulit sekali terjadi perubahan. Soalnya, suara sudah mulai stabil,” cetus Burhanudin.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Poltracking Hanta Yudha juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, sebaran sampel dari data yang masuk sudah mewakili. Hanya saja, prediksi selisih antara kedua paslon yang masih belum bisa diketahui. Meski demikian, ketika data masuk sudah mencapai 60 persen, baru hasil quick count bisa secara sahih diketahui siapa pemenangnya.
Suara Jokowi naik signifikan di Jatim.
Yang menarik, sambung Hanta Yudha, adanya kenaikkan suara untuk capres Jokowi yang signifikan di Provinsi Jawa Timur. Menurut data yang dia terima, terjadi pelonjakan suara sebanyak 65 persen dari pemilu tahun 2014 silam. Hal itu, disebabkan lantaran mesin politik yang bekerja maksimal sekaligus basis Nahdlatul Ulama. “Agregat suara di Jatim ini penting bagi paslon 01.”
“Sementara paslon 02 unggul di Jawa Barat dan wilayah sebelah baratnya, seperti Pulau Sumatra,” papar Hanta Yudha.

Berita Populer