Jelang Ramadhan, Pemerintah Pastikan Harga Pangan Terkendali

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah memastikan pasokan komoditas pangan utama menjelang puasa dan Lebaran 2019 memadai, sehingga komoditas pangan pada periode tersebut juga diyakini akan terkendali.
"Perkembangan harga-harga terutama pangan, kebutuhan paling utama, terlihatnya praktis tidak ada masalah berarti. Harga beras, stok beras, dan panen juga sudah mulai," kata Menko Perekonomian, Darmin Nasution di kantornya, Kamis (25/4).
Namun demikian, Darmin tidak menampik bahwa beberapa komoditas yang bersifat musiman harganya masih fluktuatif, khususnya bawang putih, bawang merah, dan cabai merah.
Harga bawang merah dan cabai merah berfluktuasi karena musim panen baru terjadi pada Mei dan Juni, lantaran musim tanam baru dimulai pada Februari. "Kami harapkan, pada bulan bulan Ramadan dan Idul Fitri itu harganya sudah dapat agak turun sedikit, tidak terlalu banyak," imbuhnya.
Sedangkan untuk komoditas bawang putih, pemerintah mengantisipasi lonjakan harga dengan membuka keran impor.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengatakan harga bawang merah dan cabai merah yang naik pada awal April lalu, dalam satu minggu terakhir sudah perlahan turun. Pasalnya, musim panen dua komoditas pangan itu sudah mulai memasuki musim panen.
"Saat ini sedikit-sedikit panen dan puncaknya nanti pertengahan Mei sampai Juni. Diharapkan dapat memenuhi kebutuhan puncak Ramadan yakni satu minggu sebelum Idul Fitri," katanya.
Ia juga mengatakan pemerintah akan terus memonitor pergerakan harga komoditas. Jika dibutuhkan, maka Kementan bersama dengan Kemendag dan Perum Bulog siap untuk melakukan Operasi Pasar (OP).n jk/02