Jatim Tawarkan 30 Potensi Investasi di IID 2020

Acara Road to Indonesia Investment Day di Convention Hall Dyandra Surabaya, Selasa, (11/8/2020).SP/ARF

SURABAYA PAGI, Surabaya - Dalam upaya mendorong industri 4.0 menuju investasi berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) dan Bank Indonesia menggelar platform Indonesia Investment Day (IID) 2020. Gelaran ini akan berlangsung mulai 11 Agustus - 20 Oktober 2020.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, IID merupakan salah satu event promosi internasional yang diselenggarakan di Singapura untuk mendukung peningkatan investasi daerah di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

"Saat pandemi COVID-19, aktivitas ekonomi melambat sehingga dengan mengikuti event ini diharapkan dapat mendorong investasi di Jawa Timur dengan menarik dan meyakinkan investor bahwa Jawa Timur tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan," ujar Emil saat memberikan sambutan dalam acara Road to Indonesia Investment Day di Convention Hall Dyandra Surabaya, Selasa, (11/8/2020).

Mantan Bupati Trenggalek ini menambahkan, Jawa Timur mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan langsung kepada khalayak investor di Singapura dan diharapkan ini bisa jadi satu daya tarik bagi investor karena mereka ketemu langsung dengan yang punya project.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP, Aris Mukiyono mengatakan, dalam ajang ini Jatim akan melakukan presentasi untuk 32 potensi unggulannya selama dua hari yakni, 11 - 12 Agustus. "Sebenarnya kita usulkan 50, tapi yang disetujui 30, ya sudah. Tapi menurut saya mending seperti itu, 10 saja yang serius dan diminati," jelasnya.

Aries menambahkan dirinya omtimis acara ini akan memenuhi target, meski menurut dia mengajak orang berinvestasi itu tak semudah orang pameran. Perlu mengajak orang-orang sudah sukses di Jatim untuk ikut berpartisipasi mempromosikan potensi daerah dan juga memberikan testimoni.

"Ini sebuah gebrakan, saya yakin. Jika, ini berhasil, maka kedepan di PAPBD akan mengajukan untuk acara seperti ini, namun kita gandeng sendiri KBRI-KBRI negara calon investornya,"pungkasnya. Arf