Jalur Sutra akan Definisikan Isi Program OBOR

SURABAYAPAGI.com - China dikabarkan tengah menyusun aturan investasi luar negeri sebagai bagian dari Inisiatif Belt and Road yang dicanangkan oleh Presiden Xi Jinping. Kebijakan ini menjadi upaya pertama Xi untuk memberikan definisi yang jelas terhadap program pengembangan jalur ekonomi tersebut.
Beberapa sumber yang familiar dengan informasi ini mengatakan bahwa rencana tersebut belum final, namun regulasi ini akan berfungsi untuk mencegah perusahaan menyalahgunakan label ’Insiatif Belt and Road’ atau One Belt, One Road (OBOR) dalam kegiatan investasi.
Menurut mereka, penggunaan label atas nama proyek pemerintah yang tidak diautorisasi tersebut telah menciptakan kebingungan tentang ruang lingkup dari inisiatif ini dan merusak reputasinya di luar negeri.
"Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China [NDRC] sedang mengerjakan daftar proyek-proyek Inisiatif Belt and Road yang resmi diakui oleh Pemerintah China. Ini akan mencakup perusahaan milik negara dan perusahaan swasta, membantu pihak berwenang meningkatkan regulasi proyek," ujar seorang sumber yang tidak disebutkan namanya, Rabu (3/4/2019).
NDRC dan Kementerian Luar Negeri China tidak segera memberikan tanggapan atas pertanyaan yang dikirimkan oleh Bloomberg.
Xi meluncurkan proyek modern ini untuk membangun kembali rute perdagangan kuno melintasi Eurasia pada 2013.
Tetapi masih ada ketidakpastian tentang proyek apa saja yang dianggap sebagai bagian dari Inisiatif Belt and Road.