•   Jumat, 13 Desember 2019
Malang

Jalan Tol Pandaan - Malang Diresmikan Hari ini

( words)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi (tengah) saat memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi angkutan lebaran di Gedung Negara Grahadi, kemarin. Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Malang - Arus mudik dan balik pada lebaran tahun 2019 ini diprediksi mencapai, 7,2 juta orang. Dari jumlah tersebut 3,4 juta orang di Jawa Timur akan mudik menggunakan jalur darat. Menyikapi tingginya jumlah arus mudik dan balik via darat ini pemerintah akan segera meresmikan beroperasinya jalan tol mulai Ngawi sampai dengan Probolinggo, dan tol Surabaya (Pandaan) ke Malang yang rencananya hari ini Senin (13/5), akan diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Jalan tol Pandaan-Malang seksi I hingga seksi III sejauh 31 kilometer sampai Singosari akan segera dibuka.
Jalan tol Pandaan-Malang semula diusulkan untuk diresmikan pada 12 April 2019 lalu. Konstruksi jalan tol di tiga seksi sejauh 31 kilometer sudah rampung dan siap dioperasikan. Sementara itu, dua seksi, yakni seksi IV dan seksi V sejauh 8 kilometer sempat terhambat karena ditemukan material benda cagar budaya.
Selain peresmian jalan tol, Pemprov Jawa Timur terus melakukan berbagai langkah persiapan, antisipasi dan koordinasi untuk memastikan arus mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan dengan lancar. Kesiapan ini terdiri dari aspek angkutan lebaran, ketersediaan rest area, pos pelayanan kesehatan pemudik, sampai dengan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengikuti Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran tahun 2019 bidang Lalu Lintas di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (12/05/2019).
“Untuk itu kami akan terus mengecek kelayakan bus yang akan beroperasi karena dengan meningkatnya jumlah penumpang biasanya bus yang sudah tidak layak akan kembali digunakan,” kata Khofifah.
Untuk mendukung perjalanan mudik via darat ini, Pemprov Jatim juga menyiapkan 26 titik rest area yang tersebar di berbagai kab/kota. Khofifah memastikan di rest area juga akan tersedia pos-pos pelayanan kesehatan yang akan mengecek kondisi pemudik baik pengemudi atau penumpang. Termasuk PMI yang akan menyiapkan 134 titik layanan kesehatan. Rest area ini juga akan disiapkan di terminal, stasiun kereta api dan pelabuhan.
“Termasuk keberadaan masjid atau mushola di rest area sangat penting karena tidak hanya untuk tempat ibadah tapi juga untuk istirahat. Tim kesehatan juga bisa memberikan layanan psiko sosial therapy bagi anak-anak terutama di mushola dan masjid,” sambungnya.
Hal yang tidak kalah penting lainnya, lanjut Khofifah, adalah menyiapkan titik-titik penyedia BBM sehingga bila terjadi kehabisan stok dapat segera dikirim. Akan ada tambahan dua titik transmisi utama yang akan menyiapkan BBM yakni di Tuban dan Surabaya, serta enam sub titik transmisi yang akan menyiapkan BBM.
Orang nomor satu di Jatim ini juga memastikan ketersediaan kebutuhan dasar seperti listrik. Dimana PLN akan menyiapkan mobil yang bisa memberikan layanan tim gardu mobile sebanyak 174 tim.

Berita Populer