•   Minggu, 23 Februari 2020
Sport Arena

Jabar Butuh Bantu Danai Keperluan Kontingen

( words)
Pertandingan perebutan tempat ketiga cabang olahraga basket pada PON XIX/2016, antara tim putri Jabar melawan Jatim di lapangan basket GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Rabu (28/9/2018) lalu. Tim Jabar harus menerima kekalahan dari lawannya dengan skor 45-66


SURABAYAPAGI, Bandung - Dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, hampir semua cabang olahraga kontingen Jawa Barat terbentur anggaran. Sebab, anggaran untuk pembinaan Persiapan PON XX, dari pemerintah Jabar belum cair.
Menurut Ketua Harian Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Jawa Barat, Alen Rismayadi, dalam kondisi seperti ini harus ada orang yang ’gila olahraga’ mendanai keperluan kontingen.
“Maksudnya jika ada orang yang gila olahraga maka ia tidak akan hitung-hitungan berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk olahraga,” ujar Alen, di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (1/7).
Alen mengatakan, memang setiap cabang olahraga mendapatkan dana bantuan dari KONI sebesar Rp 100 juta untuk Persiapan babak kualifikasi PON.
Jika dana sebesar itu digunakan untuk membiayai satu cabor, bisa dibilang sangat minim. Maka setiap cabor, kata Alen, harus bisa menyiasatinya.
“Dana bantuan tersebut kami gunakan untuk traning camp selama 10 hari, untuk tim basket putri Rp 50 juta, untuk tim 3x3 putra dan putri masing-masing Rp 25 juta,” ujar Alen.
Dana tersebut, kata Alen, digunakan untuk 12 atlet basket putri Jabar, tim basket 3x3 putra dan putri masing-masing dihuni 6 atlet, serta semua pelatih dan ofisial. Sedangkan pendanaan tim basket putra, kata Alen, bisa dibilang masih aman, karena telah memiliki tiket untuk berlaga di PON.
Tim basket putra tidak mengikuti babak kualifikasi karena pada PON 2016 menjadi juara. Tim basket putri Jabar sedang menghadapi babak kualifikasi PON di Tangerang hingga 7 Juli 2019. Bdg

Berita Populer