•   Kamis, 2 April 2020
Internasional

ISIS Serbu Akademi Militer di Kabul

( words)
Kelompok bersenjata serang kantor amal Inggris di Afghanistan


Melalui media Amaq, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di dekat akademi militer Marsekal Fahim di Ibu Kota Kabul itu, seperti dilansir laman Reuters. KABUL, Ahmed Mustofa.
Kementerian Pertahanan Afganistan mengatakan sekelompok pria bersenjata menyerang pos militer di dekat salah satu akademi militer Afghanistan. Insiden itu menewaskan lima tentara dan melukai 10 lainnya.
Peristiwa ini terjadi dua hari setelah serangan bom ambulans di pusat kota. Serangan bom tersebut menewaskan lebih dari 100 orang. Lalu serangan lain di Hotel Intercontinental yang menewaskan lebih dari 20 orang pekan lalu. Taliban mengakui melakukan kedua serangan tersebut.
Kementerian Pertahanan mengatakan lima militan bersenjata granat peluncur roket dan senapan mesin menyerang pos militer dekat akademi sebelum subuh.
Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan mengatakan, dua pelaku meledakkan diri, dua lagi tewas saat baku tembak, dan satu pelaku lainnya ditangkap. Kontak senjata kini sudah berakhir. Serangkaian serangan ini terjadi jelang kedatangan Presiden Joko Widodo ke Afghanistan.
Kedatangan Jokowi ke Afghanistan telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui akun media sosial Twitternya. Dia menyatakan Jokowi akan bertolak ke Kabul setelah mengunjungi para pengungsi Rohingya di Cox's Bazar dan memberikan bantuan kemanusiaan atas nama pemerintah Indonesia.
"Presiden Jokowi sudah di dalam pesawat dari Dhaka menuju Kabul, Afghanistan. Ini merupakan kunjungan setelah Presiden Soekarno pada 1961, kunjungan sebagai kawan," tulisnya.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Negara Iriana lepas landas pada pukul 09.20 waktu setempat (WS) atau 10.20 WIB dari Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh. 02

Berita Populer