•   Rabu, 26 Februari 2020
Kriminal

Inilah Jenis Bom Bondet Yang Meledak Pasuruan

( words)
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Frans Barung Mangera


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca insiden bom di Pogar, Bangil, Pasuruan yang mengakibatkan korban luka serius bernama Umar Al Faruq, 3, yang tak lain adalah anak ke 2 dari terduga teroris dan mengalami luka 80% diwajah, luka robek pergelangan tangan kanan-kiri sepanjang 5 cm, dan luka robek pada paha kanan sepanjang 15 cm.

Hal ini ditegaskan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin kalau bom Pelaku Pasuruan bernama Ahmad Abdul Robbani alias Abu Ali alias Anwardi diketahui ternyata merupakan mantan narapidana teroris (napiter).

Anwardi dulu sempat ditahan di LP Cipinang lantaran menjadi pelaku bom sepeda Kalimalang tahun 2010.

"Jadi dia bekas napiter terkait dengan bom juga, ditahan di Kalimalang tahun 2010. Keluar tahun 2015," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin usai olahraga bersama di lapangan Polda Jawa Timur.

Usai tiga tahun setelah keluar dari penjara, Anwardi diketahui menikah dengan istrinya kini yaitu seorang janda di Bangil, Pasuruan. Kini istrinya telah ditangkap oleh petugas sebelum sempat kabur seperti Anwardi.

"Yang jelas dia bekas napiter, sudah keluar kurang lebih 3 tahun dan menikahi janda bangil ini. Dari pernikahannya, dia punya 1 anak yang jadi korban," ungkap jenderal bintang dua ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Frans Barung Mangera menjelaskan kalau dari hasil identifikasi dan tak terbantahkan kalau bom yang meledak kemarin termasuk jenis low eksplosif. " Bom berdaya ledak rendah," terangnya. Bisa terbilang ini bom bondet.

Kedua, lanjut mantan Kabid Humas Polda Sulselbar, Ternyata bom bondet itu juga bukan diledakan. Melainkan meledak sendiri saat dirakit dan melukai anak dari terduga pelaku Abu Ali.

"Tidak benar kalau disebutkan bom itu diledakan, tapi human eror. Bom meledak sendiri," jelas Barung.

Saat ini, Polda Jatim terus memburu terduga pelaku, Abu. Polda Jatim juga sudah mengantongi identitas dan ciri-ciri Abu yang kabur setelah peristiwa bom meledak.

"Kami sudah identifikasi orang tersebut, dia pakai tiga nama. Sudah jelas benderang, tim kerja dan melakukan pengejaran," terang Barung.

Barung menegaskan, Abu memang ada kaitannya dengan jaringan terorisme. Ini yang sedang dan terus diseleidiki. "Peristiwa Pasuruan tidak sampai mempengaruhi ketenangan warga Jatim. Polisi yakin, masyarakat Jatim sangat kuat menghadapi ini," tegas Barung. nt

Berita Populer