Ini 6 Fakta Micin yang Jarang Diketahui

SURABAYAPAGI.com - Monosodium glutamat (MSG) atau yang dikenal dengan vetsin (micin) merupakan salah satu bahan penguat rasa yang efektif, dan sering digunakan sebagai bumbu penyedap rasa masakan.

Namun di balik rasanya yang membuat enak, ternyata keberadaannya masih menjadi kontroversi. Banyak masyarakat yang meyakini jika MSG berbahaya umtuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Benarkah demikian?

Menanggapi hal itu, Ketua Terpilih PB IDI periode 2018-2021, Dr. Daeng M. Faqih, SH,MH dalam bukunya yang berjudul ’Review: Monosodium Glutamat, How To Understand It Properly’ menjelaskan sangat lengkap mengenai asal usul MSG, dampaknya bagi kesehatan, juga pendapat-pendapat ilmiah para ahli.

Menurutnya, MSG tidak memiliki dampak negatif seperti yang diisukan, isu seputar MSG ini penting untuk diluruskan.

"Dalam berbagai isu keamanan pangan, MSG adalah salah satu Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang menjadi topik hangat dan menarik dalam pemberitaan media massa. Hanya saja informasi yang ada tidak berimbang dan bersifat negatif serta tidak diikuti oleh sebuah argumentasi ilmiah yang memadai. Sehingga pada akhirnya masyarakat banyak menyimpulkan secara gegabah tentang MSG tersebut," tulisnya dalam buku tersebut.

MSG dibuat dari bahan-bahan yang aman dikonsumsi
Dalam kehidupan sehari-hari, MSG banyak digunakan baik untuk rumah tangga maupun industri dan diperjualbelikan secara bebas juga dikonsumsi di berbagai negara.

Dalam buku yang disusun oleh Dr. Daeng bersama rekannya yaitu Dr. Nurhidayat Pua Upa, MARS, Chairman of Anguis Institute For Health Education dan Manager Kimia Farma Apotik, Dr. Dien Kurtanty, ia menyebutkan bahwa MSG dibuat dari bahan-bahan yang aman dikonsumsi.

"Komponen utama MSG disusun oleh protein yang disebut asam glutamat. Komponen ini banyak terdapat pada makanan seperti daging, sayur-mayur, unggas dan susu," tulisnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa tubuh manusia juga menghasilkan glutamat secara alami dalam jumlah yang besar. Glutamat terdiri atas dua bentuk yaitu bebas dan terikat. Hanya glutamat bebas yang efektif menguatkan rasa dalam makanan.

Tak hanya itu, buku tersebut juga menyajikan beberapa fakta menarik seputar MSG yang jarang diketahui.

1. Terbuat dari bahan yang aman
MSG faktanya dibuat dari tetes tebu, bukan zat kimia (sintetik) atau zat aditif, proses pembuatannya melalui metode fermentasi.

2. Kandungannya ada di berbagai sumber makanan
Kandungan zat MSG terdiri dari 3 jenis yaitu Asam Glutamat 78 persen, Natrium 12 persen dan air 10 persen. Asam glutamat tidak berbeda dengan asam amino yang terkandung dalam makanan alami seperti tomat, susu dan keju.

3. Mudah larut
MSG juga dikatakan mudah larut dan dapat dimetabolisme (dicerna) baik dalam tubuh.

4. Diakui aman dikonsumsi oleh WHO
MSG juga disebut sebagai bahan penyedap rasa yang aman oleh beberapa badan dunia yang berkompeten di bidang makanan seperti WHO (World Health Organization), JECFA (Terdiri dari FAO dan WHO), FDA, serta Kemenkes RI dan BPOM RI.

5. Izin edarnya jelas
Berdasarkan aturan Menkes No.033 tahun 2012 MSG diizinkan untuk dikonsumsi oleh Menkes dengan takaran ’secukupnya’.

6. Tidak memicu hipertensi
MSG memiliki kandungan natrium yang rendah untuk membantu mengurangi penggunaan garam dalam makanan.