Indah Kurnia Ajak Pekerja Seni dan UMKM Harus Kembangkan Inovasi

Foto: Diskusi secara offline dan online, dengan tajuk 'Ketika Entertainer Harus Bertranformasi Menjadi Enterpreneur' Minggu (25/10/20). SP/Julian Romadhon

SURABAYAPAGI, Surabaya - Para pekerja seni yang ikut terdampak sejak Pandemi Covid - 19 menghantam Negara Indonesia, nampaknya cukup merubah pola pekerjaan yang dipilih dengan menambahkan inovasi baru.

Dalam mendukung para pelaku seni di Jawa Timur, Yayasan Surabaya Enterpreneur Center bekerja sama dengan Bank BNI, OJK Jawa Timur, dan Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia dengan menggelar diskusi secara offline dan online, dengan tajuk 'Ketika Entertainer Harus Bertranformasi Menjadi Enterpreneur' yang di gelar di kawasan Jl. Musi, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (25/10/20).

Diskusi tersebut merupakan upaya untuk membangkitkan semangat dan menumbuhkan inovasi dari para pekerja seni, untuk bersikap mandiri dengan menjadi enterpreneur  pada masa pandemi Covid - 19.

Pekerja seni yang tidak  masuk dalam skema pemerintah pusat/daerah karena tidak masuk kategori MBR. Maka Indah Kurnia mengupayakan dari bantuan dari Gubernur dan Wakil Gubernur dan beberapa organisasi untuk terus menginisiasi program bantuan.

Indah mengaku bila sedang bekonsentrasi kepada UMKM yang memberikan kontribusi besar pada penyerapan tenaga kerja maupun angka export.

Tidak hanya itu, para pekerja seni yang tergabung dalam Surabaya Enterpreuner Club yang di isi oleh musisi, penyanyi, MC, dan event organizer yang terhenti akibat pandemi.

"Selama 7 bulan mereka tidak bisa menunggu bantuan sosial saja, tetapi juga harus diberikan solusi untuk mandiri. Bagaimana memanfaatkan peluang yang ada dengan minta dan ketertarikan," ungkapnya.

Indah Kurnia juga mengatakan bahwa Yayasan Surabaya Enterpreneur Center bertujuan untuk mengawal program Pemerintah secara terus-menerus.

"Yayasan Surabaya Enterpreneur Center ini juga bertujuan untuk  mengakomodir program pemerintah, dan kita mengawal terus," terangnya.

Tidak hanya itu, Indah Kurnia juga meminta para pelaku seni untuk turut menjaga kesehatan agar dapat berkontribusi untuk program-program maupun kebutuhan Pemerintah yang lainnya.

"Pekerja seni harus menjadi pilar bangsa untuk berkontribusi dengan menjaga kesehatan kita masing-masing," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional IV OJK Jawa Timur mengatakan bahwa sangat mendukung inisiatif dari Indah Kurnia.

"Proses mensiasati pandemi ini, OJK juga sangat konsentrasi kepada UMKM dan akses keuangan. OJK juga menciptakan market place yang memfasilitasi UMKM untuk berjualan dengan online," katanya.

Acara tersebut juga di hadiri oleh Pemimpin BNI Kanwil Surabaya, Muhammad Gunawan Putra, dengan menyatakan bila BNI akan hadir dan membuktikan bila industri keuangan memberikan fasilitas kepada UMKM untuk bertahan di situasi pandemi seperti saat ini.

"BNI akan langsung mensuport bila sudah melakukan transformasi pada bidang bisnis. Bila belum bersifat komersial maka kami akan menjembatani yang bersifat CSR," pungkasnya. Byt