•   Kamis, 12 Desember 2019
Pilgub2018

Ijtima Ulama Dukung Prabowo

( words)


Jokowi: Kelompok Lain ke Ma’ruf Amin

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bakal calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi menanggapi santai hasil Ijtima Ulama 2 Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang memutuskan mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019. Menurut Jokowi ada juga sebagian kalangan ulama yang mendukung dia dan pasangannya, KH Ma’ruf Amin.
"Tentu saja ada kelompok lain yang juga memberikan dukungan, misalnya ke Kiai Ma’ruf Amin. Apapun kita semua tahu bahwa Kiai Ma’ruf Amin ulama besar, Ketua MUI. Tidak bisa ditutup-tutupi, memang faktanya seperti itu," kata Jokowi di Kompleks Gedung MNC Center, Jakarta, Senin, 17 September 2018.
Menurut Jokowi perbedaan sikap di antara para ulama ini adalah hal yang lumrah dalam demokrasi. Negara, kata dia, tidak melarang warga untuk menentukan sikap politiknya, apakah mendukung pemerintah atau kubu oposisi.
Jokowi meminta para ulama dalam pemberian dukungan kepada salah satu pasangan calon harus adil dan dalam konteks yang baik. Harapannya masyarakat bisa menguji gagasan program yang ditawarkan para kandidat. Hal ini penting agar demokrasi di Indonesia makin dewasa.
Jokowi menuturkan pemilihan presiden adalah ajang adu gagasan dan hasil kerja. Ia meminta tidak ada yang menggunakan isu SARA dan fitnah demi memenangkan pertandingan. "Saya kira tidak mendewasakan, mematangkan demokrasi kita," ucapnya.
Pada akhir pekan lalu sejumlah ulama GNPF berkumpul untuk menentukan sikap di pemilihan presiden 2019. Hasilnya mereka memutuskan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Para ulama GNPF pernah menggelar Ijtima Ulama pertama pada Juli kemarin dan merekomendasikan Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri dan Ustad Abdul Somad menjadi calon wakil presiden Prabowo, namun tidak diakomodir.

Berita Populer