•   Senin, 27 Januari 2020
Ekonomi China

Hong Kong Pusing, Ekonomi Merugi 2 Persen

( words)
Suasana aksi protes yang terjadi di Hong Kong. SP/cn


SURABAYAPAGI.COM, Hong Kong – Kerusuhan Hong Kong telah sukses memberikan tekanan kepeda pemerintah setempat, mengingat banyak sector yang sagat merugi akibat adanya aksi protes besar yang tak kunjung usai.

Salah satu sector integral yang paling rugi yakni ekonomi. Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan memperkirakan bahwa kota tersebut akan mencatat defisit anggaran pertama sejak 2004 di mana ekonomi akan merugi hingga 2% dari output pertumbuhan.

Dalam pertemuan dengan anggota parlemen di dewan legislatif, Chan menyampaikan penyebab defisit untuk tahun fiskal 2019-2020 diperkirakan karena kondisi ekonomi yang buruk, penurunan pendapatan pajak dan pendapatan dari penjualan tanah, serta langkah-langkah stimulus yang diumumkan pada tahun itu.

"Ekonomi diperkirakan terkontraksi 1,3% pada 2019 dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Chan. dikutip melalui Bloomberg, Senin (2/12).

Aksi protes yang berlangsung selama 6 bulan terakhir, diiringi dengan tekanan ekspor dari perang dagang AS-China telah membuat Hong Kong sangat tertekan tahun ini. Chan mengungkapkan ekonomi Hong Kong saat ini sedang dalam masa yang sulit.

Untuk memulihkan ekonomi, berbagai sektor harus bersatu untuk menghentikan aksi kekerasan sehingga tatanan sosial dapat dipulihkan, warga negara dapat kembali ke kehidupan normal, bisnis dapat melanjutkan operasi normal.

"Dengan ini saya harap ada ruang yang terbuka untuk dialog rasional," katanya.

Berita Populer