Hasil Survey Pilkada, Sholahuddin Ungguli Sekda dan Kartika

SURABAYA PAGI, Lamongan - Trend elektabilitas dan popularitas H. Sholahuddin untuk maju dalam Pilkada 23 September 2020 mendatang cukup melesat, bahkan meninggalkan jauh pesaingnya Kartika Hidayati, Suhandoyo dan Yuhronur Efendi (Sekda).

Survey yang dirilis bersamaan survey di 270 wilayah di Indonesia, seperti yang disampaikan oleh M. Barkah Pattimahu Direktur SInergi Data Indonesia (SDI), Kamis (26/3/2020) itu untuk mengetahui potensi kemenangan para calon yang akan bertarung dalam Pilkada mendatang.

Survey ini sendiri kata Barkah panggilan akrab Dirut SDI, dilakukan dari tanggal 5-10 Maret 2020, dengan metode
Yang digunakan multistage random sampling, mengambil sampel 800 responden dengan margin of error 3.8 %. Dan Survei dilakukan di 27 Kecamatan yang ada di Kab.
Lamongan.

Hasilnya, ada sejumlah tokoh yang dinilai populer dan potensial maju di Pilkada Lamongan dipotret dalam survey ini diantaranya, Yuhronur Efendi (Sekda), Kartika Hidayati (Wabup), Suhandoyo (mantan anggota DPRD Jatim) dan Sholahuddin, seorang Petani, mantan Kepala Desa di Lamongan dan kini dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI).

Dalam Survei lanjutnya, SInergi Data Indonesia membuat sejumlah simulasi pertanyaan. Pada pertanyaan terbuka atau Top of Mind tanpa menyebutkan nama kepada responden, Sholahuddin menempati posisi teratas dengan keterpilihan 16.25%, diikuti Suhandoyo 15.38%, Kartika Hidayati dengan dukugan 13.75% dan di posisi terakhir Yuhronur Effendi 6.88, calon lainnya 5.75 dan tidak menjawab 42.00 %.

Pada simulasi pertanyaan tertutup dengan menyebutkan nama calon kata Barkah, lagi nama Sholahuddin menempati posisi teratas dengan keterpilihan 22.50%, diikuti Kartika Hidayati dengan dukugan 21.25%, berikutnya Suhandoyo dipilih 20.50% pemiih dan di posisi buncit masih Yuhronur Effendi dengan keterpilihan 9.12%. Masih tersisa 26.62% pemilih yang belum menentukan pilihannya.

Dari Survei tersebut, tergambar sementara hanya tiga kandidat yang masuk level aman dan berpeluang menang dalam Pilkada Lamongan yang akan berlangsung September 2020 yakni Sholahuddin, Kartika Hidayati dan Suhandoyo mengingat elektabilitasnya sudah diatas 20%, sementara Yuhronur Effendi berada di posisi tidak aman karena elektabilitasnya di dibawah 10%.

"Pilkada masih tersisa 6 bulan lagi, siapa calon yang akan disusung oleh partai politik akan ditentukan oleh mekanisme survey yang dilakukan oleh partai politik.
Semua calon harus menggerakan mesin politik untuk meyakinkan pemilih di Lamongan," pesannya.jir