Hari Pertama Operasi Zebra Semeru 2019, Polresta Tindak Ratusan Pengendara

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Hari pertama Operasi Zebra Semeru 2019, Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kediri menindak ratusan pengendara. Razia yang digelar selama 1,5 jam itu menerjunkan puluhan petugas lalu lintas.

Dari data sementara saat digelar razia, diketahui sudah 100 lebih petugas menindak pengendara yang melanggar. Rata-rata pelanggar terjaring karena tidak membawa surat dan kelengkapan kendaraan.

Operasi ini digelar serentak se Jawa Timur untuk mencegah angka kecelakaan. Kasat Lantas Polresta Kediri AKP Indra Budi Wibowo menyatakan, penindakan bagi pelanggar ada beberapa hal.

"Penindakannya fokus pada pengemudi yang tidak menggunakan helm, tak memakai sabuk pengaman di roda empat, melewati batas kecepatan, melawan arus, berkendara dengan alkohol, di bawah umur, menggunakan HP, dan tak membawa surat-surat kelengkapan," ujarnya saat razia di halaman Mako Lantas Polresta Kediri, Rabu (23/10/2019) sore.

Menurutnya, dalam Operasi Zebra Semeru 2019 kali ini petugas lebih mengedepankan komposisi 80 persen penindakan represif, 10 persen preventif dan 10 persen preemtif.

"Komposisi kegiatan ini tidak cuma represif. Tadi juga sudah kita lakukan sosialisasi. Kita lebih mengedepankan kegiatan razia, tapi tidak menghilangkan kegiatan yang sistemnya imbauan," jelas AKP Indra.

Razia kali ini petugas terlihat persuasif dan humanis saat menggelar Operasi Zebra Semeru 2019 di hari pertama. Pasalnya, banyak pengendara yang diduga tidak membawa kelengkapan berkendara dan berusaha menghindari razia. Pemandangan itu pun terlihat ketika banyak pengendara berhenti mendadak dan berpura-pura memarkir kendaraannya di depan toko.

"Razia ini sebenarnya kami berharap dapat memberikan kedisiplinan kepada pengendara. Tujuannya untuk mengurangi angka kecelakaan. Memang tadi banyak kendaraan yang berhenti dan parkir dipinggir jalan dan kita hari ini memang masih memberikan keringanan. Mudah-mudahan kedepan mereka lebih menyiapkan kelengkapan kendaraannya," tandasnya. Can