Harga Minyak Bervariasi Imbas Ketegangan Perdagangan

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Harga minyak mentah bervariasi karena masih ada ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing meski ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa sudah berkurang. "Kekhawatiran seputar perang perdagangan AS-China terus membebani harga," kata Stephen Innes, kepala perdagangan APAC di OANDA Brokerage.
Harga minyak mentah bervariasi pada Senin (30/7/2018), dimana harga minyak patokan Amerika Serikat, West Texas Intermediate berada lebih tinggi setelah empat pekan melemah. Sementara harga minyak Brent International berada lebih rendah karena masih adanya ketegangan perdagangan yang membebani pasar.
Mengutip dari Reuters, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 15 sen atau 0,2% ke level USD68,84 per barel pada pukul 03:09 GMT. Sedangkan pada Jumat lalu, WTI turun 1,3%.
Harga minyak mentah Brent International turun 5 sen menjadi USD74,24 per barel, setelah membukukan kenaikan mingguan 1,7% pada pekan lalu, kenaikan pertama dalam empat minggu. Sementara itu, Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan bahwa pasar minyak tetap bergejolak seiring langkah Amerika Serikat yang akan memberikan sanksi ekspor minyak terhadap Iran. Dan hal ini akan menambah risiko geopolitik. sz