•   Jumat, 10 April 2020
Gas Dan Bumi

Harga Meningktan 3% untuk Komoditas Batu Bara

( words)
ilustrasi, SP/suara


SURABAYAPAGI.com – peningkatan signifikan sebesar lebih dari 3% dari komoditas batu bara pada hari ini hari rabu (4/9). Permintaan pasar yang tinggi merupakan penyebab kenaikan harga komoditas batu bara meningkat 3,19%. Tetapi tetap saja harga batu bara masih anjlok lebih dari 33% dari awal tahun.

Harga batu bara di bursa ICE Newcastle melonjak 3,19% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Tak dapat dipungkiri sejak awal tahun banyak sekali sentimen yang membebani harga batu bara. Salah satu faktor utama adalah pembatasan impor batu bara China. Tahun ini, China menargetkan impor batu bara di angka yang sama dengan tahun 2018, tidak ada kenaikan.


Pembatasan impor di Negeri Tirai Bambu bukan tanpa alasan. Pemerintah China berusaha untuk mendongkrak industri batu bara dalam negeri serta fokus pada kebijakan energi yang lebih ramah lingkungan.

Ke depan kebutuhan batu bara masih mungkin meningkat di kawasan India dan Asia Tenggara. Salah satu penunjang adalah industri mobil listrik yang tengah dikembangkan. Tentunya hal ini akan meningkatkan kebutuhan listrik di kawasan Asia Tenggara terutama Indonesia.

Sejauh ini batu bara memang masih menjadi primadona karena harganya yang murah dan menghasilkan energi yang besar untuk pembangkit listrik. Selain itu dilansir dari data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan batu bara Indonesia masih dapat mencukupi untuk 36 tahun ke depan.

Berita Populer