•   Kamis, 5 Desember 2019
Otonomi Daerah

Gresik Raih Penghargaan Keselamatan Nuklir

( words)
Wabup Qosim usai menerima penghargaan didampingi Kadis BLH Mukh Najikh dan direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati SpTHT-KL. SP/M.AIDID


SURABAYAPAGI.com - Pemkab Gresik menjadi satu-satunya Kabupaten di Jawa Timur yang sukses melakukan pengawasan dan peningkatkan keamanan serta keselamatan dalam memanfaatkan tenaga nuklir. Kenyataan ini didapat setelah Wakil Bupati Mohammad Qosim yang mewakili Bupati menerima penghargaan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir berupa Anugerah BAPETEN 2019.

Penghargaan disampaikan Kepala Bapeten Prof Dr Jazi Eko Istiyanto pada Rabu (24/7/2019) di Hotel Bidakara Jakarta. Hasil ini merupakan prestasi tersendiri bagi Gresik, mengingat penerima penghargaan ini hanya diterima oleh 4 Kabupaten dan 6 Kota se-Indonesia.

Menurut Wabup yang didampingi beberapa Kepala OPD, Bapeten memberikan penghargaan ini karena Bupati sebagai Kepala daerah sekaligus sebagai Pembina tertinggi dalam upaya pemanfaatan tenaga nuklir yang selamat dan aman.

“Menurut pihak Bapeten, indikator terpilihnya Kabupaten Gresik sebagai penerima anugerah Bapeten 2019 karena Pemkab Gresik patuh dan mengikuti ketentuan peraturan perundangan ketenaganukliran,” kata Qosim singkat.

Di Gresik, Sinergitas antara Dinas Lingkungan Hidup hidup dan RS Ibnu Sina yang berhasil memanfaatkan Tenaga Nuklir dan melindungi tenaga medis dan Paramedis serta pasien dari dampak yang ditimbulkan tenaga nuklir.

Rumah sakit Ibnu Sina juga melaporkan secara berkala setiap 2 bulan sekali tentang penggunaan alat.

Qosim berharap, apresiasi yang diberikan oleh Bapeten diharapkan memberi dan memacu semangat kepedulian terhadap implementasi perlindungan keselamatan radiasi di tingkat pengguna, baik untuk keselamatan pekerja, masyarakat, pasien, dan lingkungan hidup.did

Berita Populer