GIIAS Surabaya Resmi Ditunda

SURABAYA PAGI, Surabaya – GIIAS Surabaya 2020 yang sejatinya digelar pada 20-29 Maret ini terpaksa ditunda. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selaku penyelenggara pameran memberikan pernyataan resmi mengambil langkah dan keputusan menunda penyelenggaraan tersebut.

Keputusan diambil dengan menimbang beberapa kondisi, diantaranya bahwa satus Covid-19 yang telah menjadi pandemi global, dan perkembangannya yang semakin meluas di tanah air. Pemerintah juga mengeluarkan keputusan bahwa pandemi Covid-19 adalah bencana non alam.

Hingga saat ini perkembangan status Covid-19 belum dapat diprediksi, terlebih bahwa GIIAS Surabaya 2020 direncanakan akan berlangsung hingga akhir bulan ini. Maka penundaan dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Hal tersebut dilakukan Gaikindo sebagai bentuk upaya dan langkah konkrit untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19, yang merupakan bagian dari force majeure nasional. Kesehatan dan keselamatan dari para peserta, pengunjung pameran, serta masyarakat umum merupakan prioritas dan komitmen Gaikindo.

Terkait hal itu, PT United Motors Center (UMC) sebagai salah satu peserta GIIAS 2020 angkat bicara menanggapi keputusan tersebut. Melalui Manager Marketingnya yakni, Yuanita Christanti mengatakan, penundaan ini pasti akan berdampak, tidak hanya buat UMC, tetapi semua brand otomotif sepertinya

Terkena. Bukan hanya karena GIIAS nya, namun lebih kepada kondisi perekonomian keseluruhan.

"Yang pasti persiapan sudah hampir 100%. Tapi kalau memaksa dilanjutkan juga akan ada kerugian lebih besar. Jadi ya ini keputusan yang bijaksana menyesuaikan kondisi terkini," tuturnya.

Lebih jauh ia menjelaskan tentang kerugian yang dialami para peserta jika memaksakan penyelanggaraan GIIAS tetap dilakukan, dari segi biaya operasional dan acara misalnya, untuk 10 hari (20-29 Maret 2020).

Lalu pengunjung yang sepi atau enggan datang ke pameran, yang berimbas pada tidak imbangnya biaya yang dikeluarkan dengan hasil yang diperoleh. "Selain tentunya resiko tinggi penularan virus corona," tambahnya.

Untuk itu pihak Gaikindo yakin bahwa menunda penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 merupakan langkah terbaik untuk melindungi semua pihak dan berharap dukungan penuh dari seluruh pihak.indra