•   Minggu, 23 Februari 2020
Hukum & Pengadilan

Gelar Rakernas, PERADI Ingin Satukan Advokat di Indonesia

( words)
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) adakan Rapat kerja nasional (Rakernas) ke IV di Surabaya di Shangrila Hotel Surabaya. Foto : SP/Iker


SURABAYA PAGI, Surabaya - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) adakan Rapat kerja nasional (Rakernas) ke IV di Surabaya. Rakernas yang dilakukan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI ini membahas beberapa agenda tahunan, mulai dari program kerja yang sudah dilaksanakan hingga yang akan dilaksanakan. salah satunya adalah misi menyatukan advokat yang ada di Indonesia.

Adanya PERADI sebagai wadah organisasi para advokat dalam melaksanakan profesinya. Program kerja utama yang menjadi agenda kali ini adalah mengenai PERADI sebagai wadah tunggal advokat.

Ketua Panitia Rakernas Peradi 2019 H. Sutrisno, SH. M.Hum mengatakan rakernas ini adalah agenda tahunan. Rencananya akan diikuti sekitar 133 cabang PERADI se Indonesia mulai Sabang sampai Merauke dengan melibatkan sekitar 700 advokat plus 300 panitia.


“Materi Rakernas utamanya akan membahas soal bagaimana tetap menjadikan PERADI sebagai wadah tunggal advokat, SingleBar," ujar Sutrisno.

Kedepannya, PERADI ingin agar menjadi organisasi profesi yang lebih solid juga menjadi agenda dalam Rakernas Peradi tahun 2019, langkah untuk memperjuangkan PERADI sebagai wadah tunggal.

Sekjen PERADI Thomas Edison Tampubolon juga menyatakan sangat mendukung upaya untuk mengembalikan Marwah PERADI seperti yang awal mulanya dibentuk.

Dia mengungkapkan pada kesempatan Rakernas kali ini , memperjuangkan kembali PERADI menjadi Single bar akan di kampanyekan, karena ini demi melindungi kepentingan publik pencari keadilan.Dengan merosotnya mutu dan profesionalitas Advokat akan merugikan kepentingan masyarakat, karena akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kepastian hukum,” Ungkapnya.

Standart PERADI yang dianggap terlalu tinggi dijadikan alasan para advokat tersebut untuk bernaung ke organisasi non Peradi.

Menanggapi hal itu, Prof DR H Fauzi Yusuf Hasibuan SH MH menyatakan bahwa standart ujian profesi advokat yang diterapkan Peradi sebenarnya tidak lah sulit.

“Standar kita sebenarnya rendah dibanding luar negeri, kalau ga belajar pasti akan kesulitan,” ujarnya.


Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Rakernas DPC Peradi Surabaya Hariyanto, SH., M.Hum. menyatakan bahwa acara dan seluruh rangkaian kegiatan Rakernas sudah sangat siap dilaksanakan,"Rapat kerja nasional Peradi di Surabaya yang akan di laksanakan pada tnggal 27-28 November 2019 di Hotel Shangri-La Surabaya. Iker

Berita Populer