Gelar Pilkada saat Pandemi Covid-19, KPU Lapor Gubernur

Pertemuan KPU di Kantor Gubernur. Selasa (4/8/2020).SP/RKO

SURABAYAPAGI, Surabaya - Jajaran KPU dan Bawaslu Jatim ,Selasa siang (4/8/2020) menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan. Agenda pertemuan tersebut membahas kesiapan Pilkada serentak 9 Desember yang digelar saat Pendemi Covid-19 belum tuntas. 

"Jadi tadi menyampaikan kesiapan KPU terkait tahapan pelaksanaan Pilkada serentak," ujar Sekretaris Daerah Jatim,  Heru Tjahjono. 

 Sementara itu Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan pertemuannya dengan Gubernur Jatim melaporkan tahapan pilkada mulai dari Coklit, rapid test petugas pemilu, pencalonan hingga kampanye.  Ia menambahkan sebenarnya laporan ini sudah dilakukan secara update.  "Hanya saja untuk bertemu Gubernur tidak terlalu sering," katanya.

 Terkait konsep kampanye yang akan dimulai pada 26 september sampai 6 Desember atau  selama 71 hari, metodenya sama persis dengan kampanye biasa. Baik pertemuan tertutup maupun terbuka bahkan kampanye akbar masih diperbolehkan. "Tetapi dalam PKPU 6 tahun 2020 diatur bahwa kampanye harus memperhatikan protokol Covid-19 kapasitas gedung dan sarana kesehatan. Terkait metode seperti pilkada seperti biasanya," tuturnya. 

 Dalam kesempatan itu, Anam juga menjelaskan terkait pelaksanaan Pilkada serentak agar senantiasa mengedepankan protokol Covid-19. Khususnya bagi petugas agar senantiasa aman dalam menjalankan tugasnya. Hal ini karena petugas KPU cukup banyak mencapai 500.900 orang. "Dipastikan dapat terhindar covid-19 dengan dibekali APD yang layak.Semua APD serta vitamin dan obat sudah kita cukupi," pungkasnya. rko