Gandeng Toko Tani, Kementan Adakan Pasar Cabai Murah Untuk stabilkan Harga

SURABAYAPAGI.com - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengatakan, pergerakan harga cabai merah keriting dan cabai rawit merah dalam dua minggu terakhir ini masih cukup tinggi. Berdasarkan pantauan di portal Info Pangan Jakarta per 5 Juli 2019, rata-rata harga cabai merah keriting berada di level Rp 63 ribu per kilogram (kg) dan cabai rawit merah Rp 59 ribu per kg.

Dengan melihat adanya pergerakan harga cabai yang tinggi di pasaran, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pasar murah di Jakarta dan Bogor melalui toko tani Indonesia. Diketahui, dalam kurun beberapa waktu terakhir menjelang Lebaran, harga cabai terus mengalami kenaikan.

Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat menstabilkan harga merah keriting dan cabai rawit merah yang kenaikannya cukup tinggi dalam dalam dua pekan terakhir.

"Gelar Pasar Cabai Murah melalui TTIC/TTI ini merupakan respons cepat yang kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga cabai merah yang masih tinggi. Melalui gelar pasar murah ini, diharapkan harga cabai bisa turun dan kembali normal," ujar Agung.

Selain di TTIC Jakarta dan Bogor, gelar pasar cabai murah juga dilaksanakan di provinsi yang harganya masih tinggi.

"Saya selalu mengingatkan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan di daerah untuk selalu memantau perkembangan harga pangan pokok, dan melakukan langkah-langkah stabilisasi harga bila harga bergejolak, sehingga dapat menekan dampak inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan harga yang wajar," katanya.

Menurut Agung, TTIC/TTIC merupakan outlet gapoktan yang memiliki peran strategis dalam menyalurkan harga pangan yang wajar ke masyarakat menengah ke bawah.

"Lokasi TTI yang tersebar di sekitar pemukiman masyarakat, diharapkan dapat langsung menyentuh konsumen akhir dan tepat sasaran," ujar Agung.

Dalam gelar pasar murah tersebut Kementan menyediakan cabai merah keriting dan cabai rawit merah dibandrol pada harga Rp 35 ribu per kg dan Rp 36 ribu per kg. Menurut Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementan, Risfaheri, pihaknya menggelontorkan cabai pada gelar pasar cabai sebesar 3 ton selama dua hari.

Adapun cabai tersebut didatangkan langsung dari gabungan kelompok tani (gapoktan) cabai binaan Kementan. Harapannya, disparitas harga antara di produsen dengan pedagang bisa ditekan. Sedangkan harga cabainya, kata dia, diharapkan dapat lebih rendah dari pasar supaya masyarakat terbantu.