Firli: Maknai Hari Pancasila dengan Berantas Korupsi

(Pimpinan KPK Alexander Marwata membacakan status dua tersangka korupsi Muara Enim). SP/KPK

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk perayaan Hari Lahir Panasila, Ketua KPK, Firli Bahuri meminta kepada semua pimpinan baik pusat dan dearah untuk bergotong royong mencegah terjadinya korupsi.

Firli juga meminta Pancasila tak hanya sekadar dijadikan hafalan semata, namun harus diamalkan nilai-nilai luhurnya. Maka dari itu, Firli menegaskan bahwa, jika berani melakukan korupsi sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir yang ada di dalam Pancasila.

"Ingat, berani korupsi sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir yang ada di dalam Pancasila," ujar Firli melalui keterangannya di Jakarta, Senin (1/6), dalam memperingati Hari Lahir Pancasila ke-75 pada 1 Juni 2020.

Ia menyatakan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta rakyat Indonesia merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa. "Pancasila tidak hanya dijadikan untuk hafalan semata, tetapi amalkanlah nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila. Selamat memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2020," kata Firli Bahuri.

Menurut dia, hari lahir Pancasila perlu dimaknai dalam upaya pemberantasan korupsi yang seyogianya menjadi perhatian serius oleh kita semua karena korupsi jelas sangat menyalahi prinsip-prinsip dasar Pancasila.

"Hanya dengan mengamalkan sila-sila dari Pancasila, hunusan bilah pedang antikorupsi mampu melesak cepat, tertuju menusuk, dan mematikan detak jantung laten korupsi," ujar dia.