FEB Unair Gelar Konferensi Internasional.

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) kembali menggelar konferensi internasional bertajuk International Conference on Sustainable Enviromental Development and Economical Growth (ISEDEG) pada Kamis (01/8/2019) di Gedung FEB Unair Surabaya. Dalam Konferensi kali ini dihadiri oleh para akademisi dari dalam dan luar negeri ini turut menghadirkan para ilmuwan berbagai disiplin ilmu dari Taiwan, Jerman dan Australia untuk berbagi pandangan terkait pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dengan tema utama “Enhancing Sustainable Environmental Development and Economical Growth”. Nisful Laila, ketua pelaksana sekaligus Wakil Dekan FEB, menjelaskan bahwa hal yang membuat konferensi ini berbeda dari yang lain adalah tema lintas keilmuan meliputi ekonomi, energi dan lingkungan memungkinkan para akademisi berkolaborasi untuk memecahkan permasalahan masyarakat dengan pendekatan multidisiplin yang solutif. “Kami ingin para akademisi, masyarakat dan pengambil kebijakan publik bisa berkolaborasi dalam menemukan solusi terbaik di isu-isu pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Nisful saat diwawancarai pada konferensi tersebut. Dibuka dengan keynote speech dari Prof. Chun-Ping Chang dari Taiwan, konferensi ini menerima 125 makalah dari dalam dan luar negeri untuk dipresentasikan di berbagai topik meliputi ekonomi maritim, ekonomi energi terbarukan, konservasi lingkungan hingga topik seperti pengelolaan kualitas udara yang sedang hangat dibicarakan di media saat ini. Selain itu, makalah-makalah terbaik di konferensi ini yang telah diseleksi sejak Juni lalu akan diajukan untuk dipublikasikan dalam proceedings jurnal terindeks Scopus. Menurut Nisful tema lintas keilmuan ini menghadirkan banyak makalah berkualitas dengan topik yang menarik seperti makalah dengan judul “TrashMart” atau transaksi pengelolaan sampah sebagai solusi inovatif untuk penanggulangan isu lingkungan di Surabaya. Diharapkan konferensi ini mampu membawa dampak signifikan bagi Unair dan Indonesia.noe
Tag :

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…