Fahmi, Pengusaha Temulawak Beromset Rp 3 Juta Sehari

Fahmi di ruangan produksi minuman tradisional temulawak miliknya. SP/M.AIDID

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Ditengah pandemi Covid-19 para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik kini mulai beralih dari berjualan secara offline, menjadi online. Seperti yang dilakukan pemilik Temulawak Eson, M. Ismail Fahmi.

Fahmi yang berjualan minuman tradisional, yakni temulawak, sinom dan temumesem. Kini mulai berjualan secara online dengan memanfaatkan media sosial miliknya.

“60 persen penjualan berasal dari online. Sisanya kita langsung jual ke warung-warung,” ungkap Fahmi, di Besali Temulawak Eson, di Perum Giri Asri, kecamatan Kebomas, Gresik, Jum’at (9/10/2020).

Lebih lanjut Fahmi menjelaskan, dalam sehari usaha miliknya mampu memproduksi 400 botol berukuran 330 ml. “Alhamdulillah efek berjualan secara online produksi bisa stabil kisaran 400 botol sehari,” akunya.

Tak hanya itu, usaha yang dirintisnya sejak 2015 tersebut kini sudah memiliki 10 pegawai dan reseller dari berbagai kota. “Kami ada 100 reseller yang membantu berjualan secara online,” terang suami dari Ranita.

Minuman Temulawak Eson sendiri dijual mulai dengan harga 6 ribu hingga 16 ribu rupiah per botol. Dalam sehari, omset penjualan bisa mencapai 3 juta rupiah.

“Pembeli tak hanya berasal dari Jawa Timur saja, tetapi juga Bandung hingga Jakarta,” pungkas Fahmi. did